Shin Tae-yong Bertekad Akhiri Rekor Negatif Persija Atas Arema FC

by Risyad Avisena |
Shin Tae-yong Bertekad Akhiri Rekor Negatif Persija Atas Arema FC
Pelatih Persija Shin Tae-yong (kiri) dan pemain Nadeo Argawinata (kanan) pada konferensi pers jelang pertandingan vs Arema FC, Selasa (21/10/2026). Foto: Telusur.co.id/Risyad.

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memastikan timnya dalam kondisi siap menghadapi Arema FC pada pekan keenam Super League 2026/2027. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Rabu (21/10/2026).

Persija memiliki waktu pemulihan yang relatif singkat setelah menghadapi Persita Tangerang pada Sabtu (17/10/2026). Dengan jeda pertandingan hanya tiga hari, Shin Tae-yong menaruh perhatian besar pada pemulihan kondisi fisik para pemain sebelum menghadapi Arema.

"Kami telah beristirahat dengan baik dan berlatih dengan baik kemarin serta hari ini. Oleh karena itu, saya pikir kami sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan melawan Arema besok," ujar Shin Tae-yong.

Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, recovery menjadi aspek penting karena padatnya jadwal pertandingan. Persija pun lebih banyak memprioritaskan pemulihan fisik pemain agar siap kembali tampil maksimal.

"Ya, karena pertandingan hanya berjarak 3 hari, istirahat adalah yang paling penting. Kami telah beristirahat dengan baik dan berfokus pada pemulihan. Jadi, bisa dibilang saat ini kami sangat menaruh perhatian pada aspek fisik tersebut," katanya.

Selain persoalan kondisi fisik, Shin Tae-yong juga menyoroti catatan Persija saat menghadapi Arema. Macan Kemayoran tercatat belum kembali meraih kemenangan atas Singo Edan sejak terakhir kali melakukannya pada 2023, termasuk ketika bermain di kandang sendiri.

Macan Kemayoran terakhir mampu menumbangkan Arema FC pada laga kandang saat Februari 2023 dengan skor 2-0. Setelah itu, Rizky Ridho cs. tidak mampu meraih kemenangan dalam tiga laga kandang terakhir melawan Singo Edan.

Menariknya, Shin Tae-yong mengaku baru mengetahui catatan tersebut. Namun, ia menilai rekor masa lalu bukan sesuatu yang harus menjadi beban bagi timnya jelang pertandingan.

"Sebenarnya saya sama sekali tidak mengetahui rekor tersebut, jadi saya sedikit terkejut. Namun, rekor itu ada untuk dipecahkan," tutur mantan pelatih timnas Korea Selatan tersebut.

Shin Tae-yong pun sangat pede Persija mampu mengakhiri catatan negatif tersebut. Ia menjadikan keberhasilan tim memecahkan sejumlah rekor sebelumnya sebagai modal kepercayaan diri untuk menghadapi Arema.

"Sama seperti ketika kita bangkit dan berhasil memecahkan rekor-rekor lain, saya percaya untuk pertandingan besok melawan Arema, kami juga akan menghapus rekor (buruk) tersebut," tuturnya.

Komentar

Berita Terkait