telusur.co.id - Barcelona masih berusaha melepas ketergantungan kepada Robert Lewandowski dalam hal urusan menjebol gawang lawan. Hal itu diungkapkan Xavi menjelang pertandingan Copa del Rey melawan Intercity, Kamis (5/1) dini hari WIB.

Sejak direkrut dari Bayern Munich, Lewandowski telah menjadi mesin gol bagi Barcelona. Penyerang veteran Polandia itu telah melesakkan 18 gol di seluruh kompetisi, 13 di antaranya di La Liga.

Jumlah itu sangat jomplang dengan pemain yang berada di posisi kedua dalam menyumbang gol untuk Barcelona, Ousmane Dembele. Hingga saat ini, Dembele telah melesakkan lima gol ke gawang lawan di seluruh kompetisi.

Xavi mengakui ini menjadi salah satu pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan Barcelona. Xavi berencana mengistirahatkan Lewandowski ketika menghadapi Intercity.

“Saya pikir itu mungkin saja, karena dia sudah menjalani banyak menit bermain, sangat bagus untuk mengistirahatkan dia, begitu juga dengan Pedri,” ujar Xavi dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman AS.

“Kami harus berkembang dalam berbagai aspek, dan itu (tak mengandalkan Lewandoski) salah satunya. Robert tidak selalu berada dalam kondisi bagus. Lini kedua harus bisa mencetak gol juga.”

“Anda harus mengembangkan strategi. Anda harus bisa mencetak gol dari berbagai posisi, dan itu sudah tentu harus dikembangkan.”

Apalagi situasi Lewandoski sedang tidak menentu seperti sekarang, menyusul sanksi larangan bermain di tiga pertandingan yang dikeluarkan federasi sepakbola Spanyol (RFEF).

Saat ini Lewandoski masih bisa dimainkan berdasar keputusan Pengadilan Penyelesaian Sengketa di Madrid yang menangguhkan sanksi terhadap sang pemain. Xavi mengaku tidak tahu kapan situasi ini akan berakhir.

“Tidak ada kepastian kapan masalah sanksi ini akan terselesaikan. Saya telah memberitahu pemain agar tidak memikirkan sanksi itu. Itu bukan sanksi yang mudah atau menyenangkan bagi kami maupun rival kami,” ucap Xavi.

 

sumber: goal