Batal Pakai SUGBK, Persija Resmi Berkandang di JIS Hadapi Semen Padang di Pekan Terakhir Super League - Telusur

Batal Pakai SUGBK, Persija Resmi Berkandang di JIS Hadapi Semen Padang di Pekan Terakhir Super League

Laga Persija vs Bali United pada pekan ke-5 di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (14/9/25). Foto: Telusur.co.id/Wijdanu Rahadian.

telusur.co.id -Ketua Panitia Pelaksana Persija, Ferry Tauhid Indrasjarief memastikan Macan Kemayoran berkandang di Jakarta International Stadium (JIS) pada pekan terakhir Super League 2025/2026 menghadapi Semen Padang, Sabtu (23/5). 

Kepastian ini menjawab kabar simpang siur dimana Persija akan bermain untuk menutup kiprahnya di Super League. Sebelumnya tersiar kabar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi menjadi markas Persija.

Ferry mengaku alasan memilih JIS sebab pihaknya tidak kunjung mendapatkan respons dari pengelola SUGBK hingga waktu yang ditentukan. 

Ia ingin segala sesuatu dapat dipastikan dengan cepat dan enggan beresiko apabila keputusan baru didapat secara mendadak. 

“Di JIS. Kita sebenarnya sudah kirim surat ke GBK, tapi nggak dibalas-balas. Setiap ditelepon jawabannya masih ada di meja direksi dan belum ditandatangani,” ujar Ferry Indrasjarief kepada awak media, dikutip dari Bolasport, Selasa (19/5)

Pria yang akrab disapa Bung Ferry itu menjelaskan, pihak SUGBK berdalih menunggu keputusan pihak kepolisian sebelum memberikan izin penggunaan stadion.

“Mereka bilang menunggu keputusan keamanan. Padahal biasanya kan stadion dulu baru keamanan,” ujarnya.

“Ketika kita minta ke pihak keamanan, polisi malah bingung karena biasanya memang pihak stadion dulu yang memberi keputusan," lanjutnya.

Bung Ferry menceritakan setelah tidak ada kepastian jawaban, pihak manajemen dan panpel langsung bergerak memastikan izin penggunaan JIS. Begitu juga dengan perizinan dari pihak kepolisian setempat.

“Saya tunggu sampai Senin karena itu batas terakhir kalau memang ada perubahan venue. Karena nggak ada kepastian juga, akhirnya saya diskusi sama Pak Koko, Pak Agus, Pak Nando, Diki, Diego juga ada di situ. Akhirnya diputuskan main di JIS,” jelas Bung Ferry.

“Kita telepon juga Pak Hiro. Beliau bilang kalau main di JIS tidak masalah. Polres Jakarta Utara juga tidak mempermasalahkan.”

“Jadi akhirnya diputuskan di JIS dan pagi tadi surat ke Polres Jakarta Utara juga sudah dimasukkan,” katanya.

Usai resmi keputusan bermain di JIS, eks Ketua Umum The Jakmania tersebut pun mengungkapkan laga pamungkas antara Persija lawan Semen Padang ini diperkirakan bakal dipenuhi The Jakmania.

Meski demikian, pihaknya hanya mencetak sebanyak 30 ribu penonton saja. 

“Kita minta izin 30 ribu penonton. Awalnya saya maunya 15 ribu saja, tapi ada masukan dari teman-teman bahwa antusiasme supporter masih besar, jadi akhirnya dibuka 30 ribu,” ungkapnya.

“Kita buka sampai tier 2. Kalau cuma tier 1 kapasitasnya sekitar 14 ribu,” tutupnya.

Tim asuhan pelatih Mauricio Souza ini telah memastikan menghuni peringkat ketiga klasemen Super League musim ini. Apapun hasil dari laga kontra Kabau Sirah tidak akan mempengaruhi peringkat Macan Kemayoran. 

Semen Padang pun sudah dipastikan degradasi ke kasta kedua Championship musim depan setelah menghuni peringkat ke-17 dengan 20 poin. 


Tinggalkan Komentar