telusur.co.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta mengeluhkan soal fasilitas kantor yang dinilai kurang memadai. Keluhan itu disampaikan Ketua Bawaslu DKI Jakarta Munandar Nugraha saat rapat bersama Komisi A DPRD DKI Jakarta, Senin (4/12/23).

"Kendala cuman (fasilitas) kantor, selain di Jakarta Timur," kata Munandar di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Munandar mengatakan, bahwa salah satu fasilitas yang saat ini dibutuhkan oleh kantor Bawaslu DKI adalah ruang Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu).

"Kalau yang di Jakarta Timur, sudah. Sisanya masih terhambat karena kami masih butuh ruang Gakkumdu itu tidak ada," ungkap Munandar.

Selain ruang Gakkumdu, Munandar menyampaikan, kantor Bawaslu DKI saat ini juga membutuhkan ruang sidang. Ia berujar bahwa pihaknya masih memanfaatkan salah satu ruangan lain untuk dijadikan ruangan multifungsi.

"Jadi multifungsi. Misalnya, ruang Gakkumdu tapi kami buat rapat dengan Panwas dan sebagainya," tandasnya. [Fhr]