Begini Tips Konsep Bisnis Digital dengan Facebook Ads yang Dibagikan Kemenkominfo - Telusur

Begini Tips Konsep Bisnis Digital dengan Facebook Ads yang Dibagikan Kemenkominfo

Webinar Kominfo "Konsep Bisnis Digital: Pemasaran Melalui Facebook Ads"

telusur.co.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo) berkolaborasi dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi meluncurkan program “Indonesia Makin Cakap Digital” pada tahun 2021.

“Dalam perjalanannya program literasi digital telah berhasil menjangkau lebih dari 12 juta masyarakat di 515 kabupaten dan kota di 34 provinsi. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan wawasan dan kecakapan yang diukur berdasarkan empat pilar digital, yaitu kecakapan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital," ujar Dirjen Aptika Kominfo, Samuel Abriijani Pengerapan.

Kemenkominfo akan terus meningkatkan pencapaian tersebut dengan menyasar kelompok-kelompok strategis di masyarakat. Untuk meningkatkan skor indeks literasi digital Indonesia ke level baik, Kemenkominfo secara konsisten akan terus menjalankan kegiatan literasi digital.

“Pada tahun 2022 akan diberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta masyarakat agar tujuan peningkatan skor indeks literasi digital dapat tercapai dan peningkatan kecakapan digital tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal," kata Menkominfo Johnny G. Plate, dalam sambutan program Makin Cakap Digital.

Kemenkominfo bersama siberkreasi kembali menyelenggarakan kegiatan webinar untuk kelompok masyarakat di wilayah Sumatra, dengan tema “Konsep Bisnis Digital: Pemasaran Berbasis Facebook Ads”, Jumat (19/8/22).

Webinar dihadiri oleh lebih dari 1.300 orang, menghadirkan narasumber Julita Hazeliana, Komite Edukasi Mafindo dan Praktisi Literasi Digital; Sukma Nur Jagat, Relawan Mafindo Jakarta; serta Aji Kresno, Ketua Program Studi Pemasaran Politeknik APP Jakarta & Praktisi Literasi Digital.

Dalam webinar tersebut, Sukma Nur Jagat membahas mengenai konsep pemasaran menggunakan facebook ads ditinjau dari perspektif cakap digital. Menurutnya, Facebook ads dapat digunakan untuk mempromosikan produk dan layanan melalui iklan berbayar dalam bentuk teks, gambar, atau video.

"Empat hal yang perlu kita persiapkan sebelum mulai melakukan facebook ads. Pertama, persiapkan materi atau detail produk. Kedua, buat halaman facebook terlebih dahulu. Ketiga, persiapkan budget dan m-banking atau dompet digital. Terakhir, pahami community guidelines facebook," kata Sukma Nur Jagat.

Julita Hazeliana membahas soal konsep pemasaran menggunakan Facebook ads ditinjau dari perspektif etis digital. Katanya, ada tiga hal yang perlu diperhatikan saat melakukan pemasaran berbasis facebook ads.

"Pertama, selalu gunakan facebook real. Kedua, pahami terlebih dahulu peraturan beriklan di facebook ads. Terakhir, buat dan sebarkan konten pemasaran yang menggunakan bahasa sopan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman," ujar Julita.

Aji Kresno melengkapi pembahasan mengenai pemasaran menggunakan facebook ads ditinjau dari perspektif pilar aman digital. Dia juga mengingatkan, saat ini penipuan digital dilaporkan banyak terjadi karena semakin masifnya aktivitas belanja dan bertransaksi secara daring.

"Tiga tips aman dan nyaman melakukan pemasaran menggunakan facebook ads: Pertama, selalu patuhi peraturan dari facebook tentang ads. Kedua pahami settingan facebook. Dan terakhir selalu aktifkan dan gunakan fitur keamanan yang bertingkat untuk meminimalisir akun kita di-hack," papar Aji. (Tp)


Tinggalkan Komentar