telusur.co.id - Pelatih Unai Emery berambisi membawa Aston Villa mengulang kenangan manis saat menghadapi Lille OSC pada leg pertama babak 16 besar UEFA Europa League di Stade Pierre-Mauroy, Kamis waktu setempat.
Emery masih mengingat pertemuan sebelumnya ketika Aston Villa menyingkirkan Lille pada perempat final UEFA Europa Conference League musim 2023/2024. Saat itu, laga berlangsung sengit hingga harus ditentukan melalui adu penalti sebelum akhirnya Villa memastikan tiket ke babak berikutnya.
Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, pertandingan itu menjadi salah satu duel yang sangat berkesan karena kedua tim tampil dengan intensitas tinggi. Namun, Emery menilai situasi kali ini akan berbeda karena Lille kini berada di bawah arahan pelatih baru, Bruno Genesio.
Ia menilai Lille saat ini tampil lebih kuat dibandingkan saat pertemuan sebelumnya. Emery menyebut tim asal Prancis tersebut memiliki gaya bermain yang nyaman menguasai bola serta dihuni pemain dengan mobilitas tinggi dan kemampuan bermain di berbagai posisi.
Selain itu, Emery juga memberi perhatian khusus kepada gelandang Lille, Benjamin André, yang dianggap memiliki pengalaman dan peran penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim.
“Bermain di sini dengan atmosfer yang mereka miliki benar-benar sulit. Pada pertemuan sebelumnya mereka mampu mengejar ketertinggalan dan kami harus melewati adu penalti untuk menang,” ujar Emery.
Menjelang pertandingan leg pertama ini, Emery memprediksi laga akan berjalan sangat ketat. Ia menegaskan timnya harus fokus pada aspek taktik serta menjaga struktur permainan agar tidak mudah kehilangan bola.
Menurutnya, Lille memiliki kemampuan mencuri bola dengan cepat sehingga Aston Villa harus tetap menjaga kombinasi permainan dan disiplin dalam membangun serangan.
“Besok adalah ujian besar. Ini pertandingan dua leg dan leg kedua akan dimainkan di kandang kami. Harapan saya sangat tinggi,” kata Emery.
Ia menambahkan, Aston Villa harus tampil fokus sejak awal laga, membangun permainan dengan struktur yang kuat, serta tetap menghormati kualitas lawan jika ingin membawa pulang hasil positif dari Prancis. [ham]



