Fadli Zon Apresiasi Film Taj Mahal: An Eternal Love Story - Telusur

Fadli Zon Apresiasi Film Taj Mahal: An Eternal Love Story

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. foto ist

telusur.co.id - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menghadiri pemutaran perdana film Taj Mahal: An Eternal Love Story karya sutradara sekaligus produser Akbar Khan di Cinema XXI Plaza Senayan, Jakarta. Screening tersebut digelar bertepatan dengan peluncuran global film berlatar sejarah Kekaisaran Mughal itu di Indonesia.

Film kolosal ini mengangkat kisah cinta Pangeran Khurram—yang kelak dikenal sebagai Shah Jahan—dengan Arjumand Banu Begum atau Mumtaz Mahal. Di tengah intrik politik, perebutan kekuasaan, dan konflik istana pada masa kejayaan Mughal, cinta keduanya tumbuh dan bertahan, hingga melahirkan monumen megah Taj Mahal sebagai simbol pengabdian dan kasih sayang yang melampaui zaman.

Dalam sambutannya, Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas kekuatan narasi, kedalaman sejarah, serta pesan kemanusiaan yang dihadirkan film tersebut. Ia menilai karya ini tidak sekadar menjadi tontonan hiburan, tetapi juga medium edukasi dan refleksi budaya.

Menurutnya, meski telah dua kali mengunjungi Taj Mahal dan mempelajari sejarahnya, film ini menghadirkan sudut pandang yang lebih luas mengenai perjalanan panjang peradaban India di era Mughal. Penonton diajak menyelami dinamika politik dan pergolakan istana yang membingkai kisah cinta Pangeran Khurram hingga menjadi Shah Jahan, disajikan dalam balutan produksi kolosal dengan kualitas teknis yang matang.

“Film ini bukan hanya kuat secara visual dan dramatik, tetapi juga menyampaikan pesan moral tentang cinta, kesetiaan, dan pengorbanan. Lagu-lagu khas India turut memperkaya emosi cerita, sehingga pengalaman menontonnya terasa utuh,” ujarnya.

Sementara itu, Akbar Khan menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Menteri Kebudayaan dalam pemutaran perdana tersebut. Ia menilai dukungan pemerintah Indonesia menjadi simbol penting komitmen terhadap seni, budaya, dan dialog peradaban.

Di tengah dinamika dunia yang sarat tantangan, Akbar Khan menyebut pesan cinta dalam film ini semakin relevan. Ia juga menekankan bahwa hubungan budaya India dan Indonesia merupakan fondasi persahabatan yang telah terjalin lama. Seni dan budaya, katanya, adalah bahasa universal yang mampu menjangkau hati manusia, melampaui sekat politik dan perjanjian formal.

Turut mendampingi Menteri Kebudayaan dalam kesempatan itu sejumlah pejabat di lingkungan kementerian. Kehadiran mereka menegaskan dukungan pemerintah terhadap pertukaran budaya yang lebih intensif antara Indonesia dan India.

Menutup pernyataannya, Fadli Zon berharap film Taj Mahal: An Eternal Love Story dapat memperkaya khazanah tontonan berkualitas di Indonesia sekaligus mempererat hubungan budaya kedua bangsa di masa mendatang. [ham]


Tinggalkan Komentar