telusur.co.id -Kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional, Super League 2025/26 memasuki fase akhir dengan hanya menyisakan satu pekan pertandingan lagi. Persaingan perebutan gelar juara, posisi papan atas, zona degradasi hingga penghargaan individu berlangsung sengit dan menjadi sorotan publik.
Operator kompetisi I.League resmi mengumumkan daftar nominasi penghargaan musim ini. Kategori yang diperebutkan meliputi Best Player (pemain terbaik), Best Young Player (pemain muda terbaik), Best Goalkeeper (kiper terbaik), Best Coach (pelatih terbaik), dan Best Goal (gol terbaik).
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menilai kompetisi musim ini berjalan semakin kompetitif dengan peningkatan kualitas permainan dan munculnya talenta-talenta muda potensial.
“Kompetisi musim ini berjalan sangat menarik hingga pekan terakhir. Persaingan tidak hanya terjadi dalam perebutan gelar juara, tetapi juga dalam penampilan individu yang konsisten dan berdampak besar bagi tim masing-masing. Nominasi ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, kualitas, dan kontribusi mereka sepanjang musim,” ujar Ferry Paulus.
Lanjut Ferry, proses penilaian dilakukan berdasarkan statistik, evaluasi Technical Study Group (TSG), kontribusi terhadap tim, hingga aspek sportivitas dan konsistensi performa.
“Kami ingin penghargaan ini benar-benar mencerminkan kualitas terbaik kompetisi. Karena itu, penilaian dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan angka statistik, tetapi juga dampak pemain dan pelatih terhadap permainan tim,” tambahnya.
Ferry Paulus menambahkan, penghargaan musim ini menjadi gambaran perkembangan kualitas kompetisi sepak bola Indonesia.
“Ya, kami melihat peningkatan kualitas permainan, munculnya pemain muda potensial, hingga persaingan yang sehat di semua level. Ini menjadi indikator positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia dan BRI Super League ke depan,” tutup Ferry.
Berikut daftar lengkap nominasi dari yang penghargaan terbaik di Super League 2025/2026.
Pada Kategori pemain terbaik menghadirkan lima nama yang tampil konsisten sepanjang musim dan menjadi andalan klub masing-masing. Berikut nominasinya:
- Mariano Peralta (Borneo FC Samarinda)
Peralta tampil tajam bersama Borneo FC dengan kontribusi gol dan assist yang menonjol. Perannya di lini serang menjadi salah satu faktor penting dalam persaingan gelar musim ini. - Federico Barba (Persib Bandung)
Bek asal Italia itu menjadi sosok sentral di lini belakang Persib Bandung. Konsistensinya menjaga pertahanan sekaligus membantu pembangunan serangan membuatnya tampil menonjol musim ini. - Juan Villa (Borneo FC Samarinda)
Villa menunjukkan peran penting sebagai pengatur permainan Borneo FC. Kreativitas dan kontribusinya di lini tengah membuat permainan tim tampil stabil sepanjang musim. - Beckham Putra (Persib Bandung)
Gelandang muda Persib itu terus berkembang dan menjadi motor permainan tim. Mobilitas serta kreativitas Beckham memberi warna dalam permainan Maung Bandung. - Allano Brendon (Persija Jakarta)
Allano menjadi sumber kreativitas utama Persija Jakarta. Kontribusinya dalam membangun serangan menjaga Persija tetap bersaing di papan atas.
Persaingan pemain muda terbaik menghadirkan tiga nama yang tampil impresif sepanjang musim antara lain:
-
Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)
Dony tampil solid di lini pertahanan Persija dan menunjukkan kematangan bermain meski masih berusia muda. - Rivaldo Pakpahan (Borneo FC Samarinda)
Rivaldo menjadi salah satu gelandang muda paling konsisten musim ini dengan distribusi bola dan kemampuan bertahan yang baik. - Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)
Penampilan Cahya di bawah mistar gawang PSIM Yogyakarta mendapat perhatian berkat sejumlah penyelamatan penting sepanjang musim.
Pada kategori kiper terbaik, tiga penjaga gawang tampil konsisten dan masuk dalam persaingan kiper terbaik musim ini.
-
Nadeo Arga Winata (Borneo FC Samarinda)
Nadeo menjadi salah satu kiper paling solid musim ini dan berperan penting menjaga peluang Borneo FC dalam perebutan gelar. - Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)
Selain masuk nominasi pemain muda terbaik, Cahya juga tampil impresif sebagai penjaga gawang dengan performa stabil sepanjang musim. - Igor Rodrigues (Persita Tangerang)
Igor menunjukkan konsistensi tinggi bersama Persita Tangerang, terutama dalam menghadapi tekanan lawan di berbagai pertandingan.
Kategori pelatih terbaik diisi tiga pelatih yang mampu membawa identitas permainan kuat bagi timnya.
- Fabio Lefundes (Borneo FC Samarinda)
Fabio sukses menjaga Borneo FC tetap kompetitif hingga akhir musim dengan gaya bermain agresif dan produktif. - Bojan Hodak (Persib Bandung)
Bojan kembali membawa Persib tampil konsisten dan memimpin klasemen menjelang pekan terakhir kompetisi. - Paul Munster (Bhayangkara Presisi Lampung FC)
Paul Munster berhasil membangun Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi tim yang disiplin dan sulit dikalahkan.
Kategori gol terbaik musim ini menghadirkan tiga gol spektakuler yang mencuri perhatian sepanjang kompetisi.
-
Hokky Caraka (Persita Tangerang) - Persita vs Persik Kediri (Pekan 15)
-
Rendy Sanjaya (Madura United FC) - Madura United FC vs Persik Kediri (Pekan 27)
-
M. Iqbal (PSIM Yogyakarta) - PSIM Yogyakarta vs Madura United FC (Pekan 33)
Pemenang seluruh kategori penghargaan BRI Super League 2025/26 akan diumumkan setelah pekan terakhir kompetisi berakhir. Selain itu, penghargaan top skor, tim Fair Play, dan Best XI juga akan diumumkan pada akhir musim.



