Ini yang Harus Diperhatikan untuk Optimalkan Personal Branding Melalui Sosmed - Telusur

Ini yang Harus Diperhatikan untuk Optimalkan Personal Branding Melalui Sosmed

Webinar Kominfo "Tips: Personal Branding Melalui Medsos"

telusur.co.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo) berkolaborasi dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi meluncurkan program “Indonesia Makin Cakap Digital” pada tahun 2021.

Kemenkominfo akan terus meningkatkan pencapaian tersebut dengan menyasar kelompok-kelompok strategis di masyarakat. Untuk meningkatkan skor indeks literasi digital Indonesia ke level baik, Kemenkominfo secara konsisten akan terus menjalankan kegiatan literasi digital.

“Pada tahun 2022 akan diberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta masyarakat agar tujuan peningkatan skor indeks literasi digital dapat tercapai dan peningkatan kecakapan digital tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal," kata Menkominfo Johnny G. Plate, dalam sambutan program Makin Cakap Digital.

Kemenkominfo bersama siberkreasi telah menyelenggarakan kegiatan webinar untuk kelompok masyarakat atau komunitas di wilayah Sumatra, Rabu (12/10/22). Webinar mengangkat tema “Tips: Personal Branding Melalui Sosial Media”.

Webinar tersebut dihadiri lebih dari 1.300 orang. Hadir sebagai narasumber Fajria Fatmasari, Kepala Inkubator Bisnis Politeknik APP Jakarta & Praktisi Literasi Digital; Pradipta Nugrahanto, CEO & Co-founder Paberik Soeara Rakjat; serta Tio Prasetyo, Chief Business Officer Paberik Soeara Rakjat.

Dalam webinar tersebut, Fajria Fatmasari membahas mengenai tips personal branding melalui sosial media ditinjau dari perspektif kecakapan digital. Dia menjelaskan, ada empat pertanyaan yang harus  dipertanyakan kepada diri sendiri, agar mampu memahami personal branding kita.

"Pertama, tanyakan kepada diri kita tipe konten apa yang akan di share kepada konsumen. Kedua, value apa yang ingin kita komunikasikan kepada konsumen. Ketiga, siapa konsumen kita dan seperti apa konsumen kita?. Terakhir, goal apa yang ingin dicapai dengan brand kita," kata Fajria.

Lalu Tio Prasetyo menerangkan soal tips personal branding melalui sosial media ditinjau dari perspektif etis digital. Dia menuturkan, ada empat etika yang perlu dipahami dalam melakukan sosial media marketing. 

"Pertama, kesadaran akan adanya tujuan menggunakan teknologi digital. Kedua, harus bertanggung jawab dari setiap konten yang dibuat dan diposting di sosial media. Ketiga, selalu jujur setiap membuat konten dan informasi bisnis kepada pelanggan dan calon pelanggan melalui sosial media. Terakhir, selalu berpedoman kepada  asas manfaat, kemanusiaan, dan kebaikan dalam membuat konten," papar Tio.

Lebih jauh Pradipta Nugrahanto melengkapi pembahasan mengenai tips personal branding melalui sosial media ditinjau dari perspektif pilar aman digital. Kata dia, keamanan digital adalah sebuah proses untuk memastikan penggunaan layanan digital, baik secara daring maupun luring.

"Dalam melakukan sosial media marketing penting untuk memiliki kompetensi keamanan digital yang mumpuni, seperti mengamankan perangkat digital, mengamankan identitas dan aset digital bisnis, serta selalu memberikan watermark di setiap konten yang kita buat dan share," kata Pradipta. (Fhr)
 


Tinggalkan Komentar