telusur.co.id -Pemain bertahan Persija Jakarta, Jordi Amat memberikan tanggapan terkait namanya yang masuk dalam daftar pemain tengah dalam pemanggilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman untuk ajang FIFA Series 2026 mendatang.
Jordi menegaskan bahwa dirinya siap dimainkan di berbagai posisi sesuai kebutuhan tim. Ia mengaku telah berdiskusi langsung dengan pelatih terkait peran terbarunya tersebut.
Seperti diketahui, dalam beberapa pertandingan terakhir, pelatih Persija Mauricio Souza kerap menempatkannya di posisi gelandang bertahan.
"Bukan, saya juga sudah berbicara dengan pelatih dan, ya, dia juga suka bagaimana saya bermain di posisi tengah. Jadi, kita lihat saja. Kita lihat apa yang dia inginkan," kata Jordi ketika ditemui usai laga melawan Dewa United, Minggu (15/3).
Ia menambahkan, tidak menjadi masalah nantinya keputusan akhir sang pelatih anyar timnas Indonesia tersebut.
"Saya selalu siap membantu baik sebagai bek tengah maupun pemain tengah. Itu bukan masalah bagi saya. Jadi, saya sangat menantikan untuk memulai persiapan dua pekan mendatang," jelasnya.
Pemain yang sempat berkiprah di Liga Premier Inggris itu juga mengungkapkan rasa bangganya kembali mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia. Baginya, kesempatan membela negara merupakan sebuah kehormatan besar.
"Saya siap. Saya selalu katakan bahwa ini adalah kehormatan besar ketika mendapatkan panggilan dari Tim Nasional," ungkap Jordi.
Eks Johor Darul Takzim FC ini mengaku bangga dengan pencapaian rekan-rekan setimnya di klub berjuluk Macan Kemayoran yang juga dipanggil ke dalam daftar sementara timnas Indonesia.
"Begitu juga bagi rekan-rekan setim saya. Ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi Persija juga. Kami menyumbangkan banyak pemain ke Tim Nasional. Jadi ini sangat, sangat bagus."
"Dan saya berharap, kami bisa masuk ke dalam daftar final dan kemudian kami bisa menikmati FIFA Series," ujarnya penuh harap.
Lebih lanjut, Jordi juga menyoroti kontribusi Persija sebagai klub dengan jumlah pemain terbanyak yang dipanggil ke Timnas Indonesia. Hal ini dinilainya sebagai capaian positif yang menunjukkan kualitas tim di level nasional.
FIFA Series 2026 di Jakarta dijadwalkan berlangsung pada periode jeda internasional Maret. Timnas Indonesia akan menjalani dua pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, yakni pada 27 Maret 2026 dan 30 Maret 2026. Ajang tersebut diikuti tiga negara lainnya seperti St Kitts dan Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Salomon.
Skuad Garuda akan menjajal kekuatan St Kitts dan Nevis pada pertandingan pertama. Sementara itu, di laga pembuka, Bulgaria akan menghadapi Kepulauan Salomon. Pemenang dari masing-masing laga akan berjumpa pada partai final. Sementara, dua tim yang mengalami kekalahan kembali akan beradu kekuatan di laga lainnya.



