Leverkusen Gagal Menang di Kandang, Hjulmand Kecewa Berat Meski Tahan Arsenal - Telusur

Leverkusen Gagal Menang di Kandang, Hjulmand Kecewa Berat Meski Tahan Arsenal

Pelatih Kasper Hjulmand. foto uefa

telusur.co.id - Pelatih Kasper Hjulmand mengaku kecewa berat setelah Bayer Leverkusen gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi Arsenal pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League di BayArena, Rabu waktu setempat.

Dalam laga yang berlangsung ketat tersebut, Leverkusen harus puas bermain imbang 1-1 meski sempat unggul lebih dulu. Hjulmand menilai timnya sebenarnya tampil sangat baik sepanjang pertandingan dan mampu membatasi peluang lawan.

Menurut pelatih asal Denmark itu, Leverkusen tampil aktif, solid, serta mampu mengontrol permainan ketika menguasai bola. Ia bahkan menyebut penampilan timnya sebagai salah satu yang terbaik ketika menghadapi tim papan atas Eropa.

“Kami bermain bagus dan tidak memberikan banyak peluang kepada lawan. Kami aktif dan bermain bagus dengan bola. Itu adalah penampilan terbaik melawan tim papan atas. Tentu saja sangat mengecewakan bahwa kami hanya bermain imbang 1-1,” ujar Hjulmand.

Pada pertandingan tersebut, Leverkusen sempat berada di atas angin setelah gelandang Robert Andrich mencetak gol pembuka. Namun kemenangan yang sudah di depan mata sirna setelah Arsenal menyamakan kedudukan menjelang akhir pertandingan lewat gol Kai Havertz.

Hasil imbang ini membuat kedua tim masih memiliki peluang yang sama untuk melaju ke babak perempat final. Penentuan akan terjadi pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung di Emirates Stadium, London, Selasa (17/3) waktu setempat.

Meski kecewa gagal memanfaatkan keunggulan di kandang sendiri, Hjulmand tetap optimistis timnya mampu memberikan kejutan saat bertandang ke markas Arsenal.

“Kami akan pergi ke London dengan harapan tinggi. Arsenal berada di bawah tekanan besar. Kami menantikan pertandingan itu dan ingin menciptakan kejutan,” katanya.

Kekecewaan serupa juga dirasakan oleh Andrich. Pencetak gol Leverkusen itu menilai timnya seharusnya mampu menutup laga dengan kemenangan setelah tampil solid sepanjang pertandingan.

“Saya meninggalkan pertandingan ini dengan perasaan campur aduk. Di satu sisi kami bermain bagus, tetapi di sisi lain seharusnya kami menang hari ini,” kata Andrich.

Meski demikian, Andrich menegaskan bahwa peluang Leverkusen masih terbuka. Ia yakin timnya masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan pada leg kedua dan memberikan kejutan bagi Arsenal. [ham]


Tinggalkan Komentar