Marketing Melalui Media Sosial, Ini Langkah dan Etika yang Harus Diperhatikan - Telusur

Marketing Melalui Media Sosial, Ini Langkah dan Etika yang Harus Diperhatikan

Webinar Kominfo "Konsep: Sosial Media Marketing"

telusur.co.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo) berkolaborasi dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi meluncurkan program “Indonesia Makin Cakap Digital” pada tahun 2021.

Kemenkominfo akan terus meningkatkan pencapaian tersebut dengan menyasar kelompok-kelompok strategis di masyarakat. Untuk meningkatkan skor indeks literasi digital Indonesia ke level baik, Kemenkominfo secara konsisten akan terus menjalankan kegiatan literasi digital.

“Pada tahun 2022 akan diberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta masyarakat agar tujuan peningkatan skor indeks literasi digital dapat tercapai dan peningkatan kecakapan digital tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal," kata Menkominfo Johnny G. Plate, dalam sambutan program Makin Cakap Digital.

Kemenkominfo bersama siberkreasi menyelenggarakan kegiatan webinar untuk kelompok masyarakat  di wilayah Sumatera pada Senin (10/10/22). Webinar kali ini tema “Konsep: Sosial Media Marketing”.

Webinar tersebut dihadiri lebih dari 1.300 orang, dan menghadirkan Fajria Fatmasari, Kepala Inkubator Bisnis Politeknik APP Jakarta & Praktisi Literasi Digital; Pradipta Nugrahanto, CEO & Co-founder Paberik Soeara Rakjat; serta Tio Prasetyo, Chief Business Officer Paberik Soeara Rakjat, sebagai narasumber.

Dalam webinar tersebut, Fajria Fatmasari menjelaskan konsep bisnis melalui sosial media marketing ditinjau dari perspektif kecakapan digital. Menurut dia, ada tiga hal yang perlu dipahami dan dilakukan oleh pelaku usaha jika ingin melakukan bisnis dengan memanfaatkan sosial media marketing.

"Pertama, harus melakukan riset, baik itu riset produk, riset pasar, maupun riset kompetitor. Kedua, selalu meminta masukan dan saran kepada konsumen ataupun ahli untuk dapat meningkatkan kinerja strategi sosial media marketing. Terakhir, untuk pelaku usaha baru harus fokus untuk meningkatkan awareness dari usahanya," papar Fajria.

Kemudian Tio Prasetyo menerangkan mengenai konsep bisnis melalui sosial media marketing, ditinjau dari perspektif etis digital. Kata dia, setidaknya ada empat etika yang perlu dipahami dalam melakukan sosial media marketing.

"Pertama, kesadaran akan adanya tujuan menggunakan teknologi digital. Kedua, harus bertanggung jawab dari setiap konten yang dibuat dan diposting di sosial media. Ketiga, selalu jujur setiap membuat konten dan informasi bisnis kepada pelanggan dan calon pelanggan melalui sosial media. Terakhir, selalu berpedoman kepada  asas manfaat, kemanusiaan, dan kebaikan dalam membuat konten," ujar Tio.

Lebih jauh Pradipta Nugrahanto membahas mengenai konsep bisnis melalui sosial media marketing ditinjau dari perspektif pilar aman digital. Keamanan digital sendiri merupakan sebuah proses untuk memastikan penggunaan layanan digital, baik secara daring maupun luring.

"Dalam melakukan sosial media marketing penting untuk memiliki kompetensi keamanan digital yang mumpuni. Seperti mengamankan perangkat digital, mengamankan identitas dan aset digital bisnis, serta selalu waspada terhadap penipuan digital yang mungkin saja menimpa bisnis Anda," jelas Pradipta. (Fhr)


Tinggalkan Komentar