Menilik Lebih Lanjut Tentang Acara Marketing Mahasiswa: The 18th MIST FEB UI - Telusur

Menilik Lebih Lanjut Tentang Acara Marketing Mahasiswa: The 18th MIST FEB UI

The 18th MIST Virtual Marketing Seminar and Training ー Redefining Marketing: Seizing Growth Opportunities Beyond Digital

telusur.co.id - MIST FEB UI tahun ini kembali menggelar acara tahunannya yaitu seminar, conference, dan training. MIST FEB UI merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa manajemen di bawah himpunan jurusan, Management Student Society (MSS). Pada tahun ke 18 nya ini, MIST membawakan tema “Redefining Marketing : Seizing Growth Opportunities Beyond Digital.” Tema ini diambil dengan menyesuaikan keadaan ekonomi dunia yang hampir keseluruhan sudah terdigitalisasi. MIST melihat bahwa perusahaan di era digitalisasi ini harus merumuskan cara untuk cepat beradaptasi dengan pola yang baru. Digitalisasi hadir untuk mempercepat proses inovasi dimana mereka, perusahaan, diberikan ruang untuk memperluas pemikirannya. Memiliki tujuan merek bisnis yang jelas, mengetahui mengapa merek itu harus ada dan untuk siapa merek itu dibangun, merupakan hal mendasar yang harus dipikirkan kembali oleh sebuah bisnis.. Sebuah laporan dari Edelman Trust Barometer pada tahun 2020, mengklaim bahwa bagaimana sebuah merek merespons selama masa krisis akan secara signifikan dalam mempengaruhi apakah konsumen akan terus membeli merek mereka bahkan ketika krisis telah berakhir. Tindakan merek yang positif dan komitmen jangka panjang dapat merangsang kepercayaan konsumen. Keakraban merupakan kunci bagi marketeers.

Penelitian Global Marketing Trends yang dilakukan oleh Deloitte menunjukkan bahwa hampir satu dari empat responden setuju bahwa merek yang digerakkan oleh tujuan meningkatkan persepsi merek yang positif, dan satu dari lima setuju bahwa tindakan tersebut membuat mereka lebih disukai. Tujuan dan pertumbuhan saling terkait karena perusahaan mampu merencanakan setiap fungsi secara strategis setelah mereka memiliki pemahaman yang cukup mengenai perilaku konsumen mereka. Ada kalanya budget untuk pemasaran menjadi cost center untuk memaksimalkan ROI. Selama pandemi ini kegiatan pemasaran telah ditingkatkan dalam C-suite dan menjadi fokus agenda pertumbuhan. Ketika pemasaran ini berhasil, maka ini membantu perusahaan dalam menghitung strategi mana yang memiliki value yang besar, dan oleh karena itu dapat memberikan banyak perspektif tentang skema bisnis dalam jangka panjang

Berfokus pada tujuan bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan pada sebuah bisnis. Perusahaan juga harus cepat dan tanggap dalam beradaptasi menghadapi tren yang mudah berubah. Maka dari itu, hal ini kembali lagi kepada suatu bisnis dalam memanfaatkan pergolakan ekonomi yang besar-besaran, baik sebagai peluang untuk melesat jauh atau gagal sama sekali. Langkah yang diambil bukan hanya melihat keuntungan semata, tetapi juga untuk meningkatkan kehidupan masyarakat Selain itu, memprediksi ketidakpastian permintaan pasar menjadi keterampilan penting untuk meraih kemenangan karena mendorong ketahanan. Bisnis semakin menang ketika merangkul pendekatan digital baru karena memfasilitasi mereka untuk mempersiapkan strategi yang lebih keras ke depan. Menyelaraskan nilai merek dengan kebutuhan manusia mendukung customer experience yang mengarah pada pertumbuhan di atas rata-rata. Sangat penting untuk memahami betapa pentingnya untuk memenangkan persaingan pasar dengan memprioritaskan orang-orang terlebih dahulu.

Untuk menggali insight lebih dalam terkait grand theme yang dibawakan, MIST mengadakan webinar dengan mengundang narasumber yang terjun langsung dalam bidang marketing, khususnya di Indonesia. Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini MIST mengadakan seminar di dua hari yang berbeda, pada tanggal 24 dan 25 Februari 2022. Narasumber yang membawakan acara tahun ini adalah beliau-beliau yang merupakan pakar dalam dunia digitalisasi marketing, The 18th MIST menghadirkan Risman Adnan yang merupakan Chief of Technology at Samsung R&D Indonesia (SRIN), Iwan Setiawan sebagai CEO dari Marketeers, Vanessa Purnawan sebagai Director of Strategy dari Xiaomi, Dr. Indrawan Nugroho sebagai CEO & Co-Founder dari Corporate Innovation Asia (CIAS), Simon Ferguson sebagai General Manager dari L. Elink Schuurman, Christopher Madyam sebagai Co-Founder dan Presiden dari Sociolla, Erika Agustine sebagai VP Strategic Regional Gojek, Denny Santoso sebagai Digital Marketer Founder & CEO dari Tribelio.com, Densy Refwalu sebagai Marketing Lead dari Microsoft, Achmad Istamar sebagai Country Head-Indonesia dari Google Customer Solution, Panji Winata sebagai Heads of Analytics dari Tokopedia, Aryo Widiwardhono sebagai CEO dari The Body Shop Indonesia, dan Alexander Lukman sebagai Managing Director dari Accenture.

Image

Dengan diadakannya webinar ini, MIST mengharapkan peserta mendapatkan insight mengenai pentingnya beradaptasi dengan menyesuaikan keadaan ekonomi dunia yang hampir keseluruhan sudah terdigitalisasi. Saksikan webinar “The 18th MIST FEB UI” melalui Channel Youtube “MIST FEB UI” pada tanggal 24 dan 25 Februari 2022 masing-masing pukul 09.00 dan 13.00 WIB tanpa biaya (gratis) .Dapatkan juga e-certif seminar melalui pendaftaran di https://www.mist-febui.com/seminar. [cad]


Tinggalkan Komentar