telusur.co.id - Sejak Tjahjo Kumolo meninggal dunia, kursi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) masih kosong. Presiden Jokowi masih menimang-nimang siapa tokoh yang cocok untuk menduduki kursi tersebut.
Namun, anggota Komisi II DPR, Mardani Ali Sera mengusulkan kepada Presiden agar kursi Menpan RB tidak musti dari partai politik. “Pak Jokowi mesti mencari yang terbaik, tidak harus dari partai karena reformasi birokrasi merupakan satu dari 5 program utama Pak Jokowi,” usul Mardani, Rabu.
Sebagai ‘Bapak ASN’, Menpan RB perlu memiliki keahlian, komitmen yang tinggi serta integritas yang tidak diragukan lagi. Terlebih, 2022 sudah masuk tahun politik menjelang Pemilu 2024.
Ibarat Ikan, semua harus dimulai dari kepala yang sehat dan baik, agar badan hingga ekor menjadi sosok yang kuat, adil, dan trengginas dalam menjalankan tugas
“Publik akan gusar dengan kualitas pelayanan publik jika terganggu kepentingan politik. Negeri ini sulit berhasil membangun bangsa jika tidak ditopang birokrasi yang andal,” katanya.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, sebelumnya menyatakan bahwa nama calon Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) sudah hampir mengerucut, untuk mengisi pos yang ditinggalkan mendiang Tjahho Kumolo tersebut.
Nama tersebut nantinya akan dibahas antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, meski Pramono belum bisa memastikan kapan pertemuan kedua belah pihak akan dilangsungkan.
“Ya namanya sebenarnya sudah hampir mengerucut. Nanti akan dibahas antara Pak Presiden dengan Bu Mega,” kata Pramono kepada wartawan di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/8). [ham]



