Peringati Global Accessibility Awareness Day 2026, Ascott Waterplace Surabaya Gelar Kompetisi Fotografi Anak Difabel - Telusur

Peringati Global Accessibility Awareness Day 2026, Ascott Waterplace Surabaya Gelar Kompetisi Fotografi Anak Difabel

Ascott Waterplace Surabaya kembali menggelar kompetisi fotografi dan lokakarya (workshop) fotografi gaya hidup bagi anak-anak difabel. Foto: Istimewa.

telusur.co.id -Dalam rangka memperingati Global Accessibility Awareness Day (GAAD) 2026, Ascott Waterplace Surabaya kembali menggelar kompetisi fotografi dan lokakarya (workshop) fotografi gaya hidup bagi anak-anak difabel. Kegiatan yang bekerja sama dengan Yayasan AORA tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kesetaraan akses terhadap teknologi digital bagi anak berkebutuhan khusus.

Peringatan Global Accessibility Awareness Day yang diperingati setiap pekan ketiga bulan Mei menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya akses yang setara terhadap teknologi digital. Akses tersebut dinilai penting sebagai bekal bagi anak-anak difabel dalam menghadapi perkembangan dunia kerja dan kehidupan di masa depan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap semangat inklusivitas tersebut, Ascott Waterplace Surabaya menghadirkan kompetisi fotografi menggunakan telepon seluler yang telah berlangsung sejak 22 Mei 2026. Melalui kegiatan ini, peserta diajak mengeksplorasi kemampuan fotografi sekaligus mengasah kreativitas dalam menangkap berbagai momen di sekitar mereka.

Tidak hanya mengikuti pelatihan, peserta juga mendapatkan kesempatan berkunjung langsung ke Ascott Waterplace Surabaya untuk menghasilkan karya fotografi. Mereka bebas mengabadikan berbagai objek menarik di area hotel, mulai dari fasilitas, aktivitas karyawan dan tamu, hingga momen-momen sederhana yang memiliki makna tersendiri.

Menariknya, para peserta juga diberikan akses khusus untuk memotret di kawasan Waterplace Thematic Pool yang menjadi salah satu ikon Ascott Waterplace Surabaya dan tidak dibuka untuk umum.

General Manager Ascott Waterplace Surabaya, Handrian Wijaya, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dirancang untuk memberikan ruang bagi anak-anak difabel dalam mengembangkan minat dan bakat mereka.

"Acara hari ini punya tujuan khusus untuk terus memupuk semangat serta bakat minat mereka, sehingga mereka lebih percaya diri dan berani bermimpi," ujar Handrian saat acara.

Selain menghasilkan karya visual, peserta juga diminta menuliskan cerita sederhana yang melatarbelakangi foto yang mereka ambil. Karya yang dikumpulkan tidak hanya berasal dari hasil pemotretan di lingkungan Ascott Waterplace Surabaya, tetapi juga dari aktivitas berburu foto secara mandiri di berbagai lokasi lainnya.

Selama kegiatan berlangsung, para orang tua peserta mengaku terharu karena anak-anak mereka mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya.

"Saya jujur terharu karena anak saya bisa diterima dan diberikan kesempatan untuk menjadi dirinya dari kompetisi ini," ujar Ririn Patmawati, salah satu orang tua peserta.

Dari total 21 peserta yang mengikuti kompetisi, sebanyak lima finalis terpilih untuk memperebutkan posisi juara utama dan juara harapan. Penilaian dilakukan berdasarkan keaslian karya, kualitas visual, serta semangat dan usaha yang ditunjukkan peserta selama proses kompetisi.

Beberapa karya yang menarik perhatian dewan juri di antaranya hasil karya Muhammad Farelino Al Arsey, Muhammad Ammar, dan Narendra Bintang Devani. Ketiganya dinilai mampu menghadirkan sudut pandang yang unik melalui lensa kamera telepon seluler.

Salah satu karya yang mencuri perhatian adalah foto kupu-kupu di atas bunga hasil bidikan Muhammad Ammar, peserta kategori slow learner yang berhasil meraih juara kedua. Karya tersebut lahir dari kegemarannya berburu foto di berbagai taman di Kota Surabaya.

Sebagai bentuk apresiasi, karya para finalis nantinya akan dipublikasikan melalui media sosial Ascott Waterplace Surabaya untuk menyambut momen libur sekolah.

Melalui kegiatan ini, Ascott Waterplace Surabaya berharap dapat terus menjadi ruang yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak difabel, untuk berkembang dan mengekspresikan diri.

Lebih dari sekadar kompetisi fotografi, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki potensi, mimpi, dan cara pandang yang layak diapresiasi. Sejalan dengan semangat Global Accessibility Awareness Day 2026, Ascott Waterplace Surabaya ingin mendorong terciptanya kesempatan yang setara agar anak-anak berkebutuhan khusus dapat tumbuh lebih percaya diri dan memiliki masa depan yang lebih baik.


Tinggalkan Komentar