telusur.co.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengancam Palestina agar tidak menentang proposal damai “Perjanjian Abad Ini,”
Dilansir dari Reuters, Dubes AS untuk PBB Kelly Craft pada hari Jumat (31/1/20) memperingatkan, pengaduan proposal damai AS ke PBB hanya akan mengulang cara-cara yang telah gagal sebelum ini.
Menurut Craft, reaksi awal Palestina terhadap proposal AS memang sudah diprediksi sebelum ini.
“Kenapa kalian tidak mengutarakan ketidakpuasan ini dalam perundingan? Mengadukan ketidakpuasan ini ke PBB tidak membuahkan apa pun kecuali pengulangan cara-cara yang gagal dalam tujuh dekade lalu,” tegasnya.
Sebelum ini, dubes Palestina di PBB mengatakan, Mahmoud Abbas (ketua PLO) akan berbicara tentang proposal damai AS di depan Dewan Keamanan PBB dua pekan mendatang. Abbas berharap, anggota DK PBB akan mengeluarkan resolusi untuk menghentikan proposal tersebut.
Mengutip dari para diplomat AS, Reuters mengabarkan bahwa resolusi apa pun di DK PBB yang menentang proposal itu, akan segera diveto oleh Washington. Dengan demikian, Palestina bisa melakukan pemungutan suara terkait proposal ini di sidang umum PBB. Dalam sidang itu, akan diketahui jumlah negara pendukung atau penentang “Perjanjian Abad Ini" tersebut. [Tp]



