Persija Gagal Menang Atas Dewa United, Mauricio Souza Salahkan Rumput Lapangan JIS - Telusur

Persija Gagal Menang Atas Dewa United, Mauricio Souza Salahkan Rumput Lapangan JIS

Persija Jakarta ditahan imbang Dewa United FC di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3). Foto: Telusur.co.id/Wijdanu Rahadian.

telusur.co.id -Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza tidak dapat menutupi kekecewaannya usai timnya gagal mengamankan poin penuh dalam laga kandang usai ditahan imbang Dewa United FC pada pekan ke-25 Super League di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3). 

Souza tidak ragu melontarkan kritik keras terhadap kualitas teknis pertandingan semalam. Baginya, duel dua tim papan atas tersebut justru berakhir antiklimaks.

Persija harus puas dalam dua laga kandang beruntun menelan hasil imbang. Sebelumnya, Macan Kemayoran juga meraih hasil sama ketika berhadapan dengan Borneo FC.

Lebih lanjut pelatih asal Brasil ini menyoroti kualitas buruk dari lapangan JIS yang dinilai tidak layak menggelar sebuah laga besar di kasta teratas. kompetisi di Tanah Air.

"Hal ini disebabkan oleh kondisi rumput yang sangat buruk. Lapangannya sama sekali tidak memenuhi syarat untuk menyajikan pertandingan sepak bola yang menarik," keluh Souza pada jumpa pers usai laga.

Ia mengakui rencana permainan yang telah ditetapkan tidak bisa ditampilkan dengan maksimal dengan buruknya kondisi rumput JIS. Para pemain gagal menampilkan permainan terbaiknya.

"Mungkin kalian yang melihat dari luar tidak punya gambaran tentang bagaimana kondisi lapangan yang sebenarnya. Siapa pun bisa melihat bahwa tim kami adalah tim teknis yang bermain sepanjang waktu mencoba membangun serangan dengan umpan-umpan pendek dan cepat, dan di lapangan seperti ini, kami tidak pernah bisa melakukannya," ungkapnya.

Eks pelatih Madura United ini memaparkan anomali performa Macan Kemayoran saat bermain di JIS musim ini. Stadion megah tersebut justru seolah menjadi petaka bagi Persija. Ia membandingkan dengan hasil terbalik yang mereka petik saat melakoni laga tandang.

"Di JIS kita kehilangan poin lawan Bali, tapi lawan Bali (tandang) kita menang. Di sini kita jugakehilangan poin lawan Malut, tapi lawan Malut di kandangnya kita menang. Lalu, kita kehilangan poin lawan Dewa, dan lawan Dewa (di sana) kita menang. Jadi, kita sudah kehilangan enam poin di JIS," beber Souza merinci kerugian timnya.

Meski enggan menuding biang kerok gagal menang timnya dipengaruhi faktor tersebut, Souza mengaku mustahil melakukan analisis sisi teknis tim jika nantinya Persija tetap berlaga di kondisi lapangan buruk.

"Tapi kita tidak seharusnya terus membicarakan itu, karena memang itulah lapangan yang kita punya untuk bermain. Meski begitu, saya tidak bisa menganalisis tim saya secara teknis, karena sangat sulit untuk bisa bermain di lapangan dengan kondisi seperti itu," tutur Souza.

Sebagai penutup, Souza merujuk pada sebuah dokumentasi visual yang menurutnya menjadi bukti paling sahih betapa menderitanya pemain saat mengeksekusi bola di atas rumput JIS.

Persija diambang kemenangan setelah mendapatkan hadiah tendangan penalti pada masa injury time. Sayangnya, eksekusi Emaxwell Souza dengan mudah ditangkap kiper Dewa United FC, Sonny Stevens.

Nampak ketika melakukan sepakan, Emaxwell terganggu karena rumput lapangan terangkat.

"Ada bukti di website atau sosial media memuat foto saat Maxwell mengambil tendangan penalti. Saya rasa foto itu merangkum apa yang saya katakan kepada kalian," pungkasnya.

Hasil imbang kontra Dewa United FC ini membuat posisi Persija di klasemen stagnan di peringkat ketiga klasemen dengan 52 poin. Rizky Ridho dkk terpaut dua poin atas Borneo FC dan enam poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung.


Tinggalkan Komentar