telusur.co.id -Persaingan memperebutkan takhta tertinggi Super League musim 2025/2026 semakin memanas. Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan bahwa timnya tidak ingin membuang energi dengan menggantungkan nasib pada hasil pertandingan tim lain, termasuk laga krusial antara Borneo FC kontra Persib Bandung.

Duel panas antara Borneo FC dan Persib Bandung dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada waktu yang bersamaan dengan laga Persija yaitu Minggu (15/3) pukul 20.30 WIB. Di sisi lain, Macan Kemayoran akan menjamu Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadium (JIS).

Menanggapi situasi tersebut, Mauricio Souza mengingatkan anak asuhnya untuk menatap target kemenangan atas Dewa United. Baginya, kemenangan sendiri jauh lebih penting daripada mengharap hasil dari para rival.

"Kami tahu bahwa meraih gelar juara tidak sepenuhnya bergantung pada kami. Namun, seperti yang saya katakan, masih ada beberapa pertandingan yang harus dilalui, dan semua tim akan menghadapi laga-laga besar ke depannya," ujar Souza dalam sesi konferensi pers, Sabtu (14/3).

Souza menekankan bahwa fokus utama Rizky Ridho dkk adalah mengamankan tiga poin di kandang sendiri. Ia menilai pembicaraan mengenai peluang juara akan menjadi sia-sia jika Persija gagal menuntaskan laga mereka dengan raihan poin penuh.

"Terlepas dari apa yang akan terjadi besok pada pertandingan antara Borneo FC dan Persib Bandung, fokus kami tetap pada pertandingan kami sendiri," tegas pelatih asal Brasil tersebut.

"Karena jika kami tidak menjalankan tugas kami dengan baik, tidak ada gunanya berharap A atau B melakukan kesalahan. Itulah yang harus kami lakukan, bermain bagus besok, meraih tiga poin," tambahnya.

Meski demikian, Souza tidak menampik soal laga dua pesaing di Samarinda nanti akan memberikan keuntungan strategis bagi posisi Persija di klasemen, asalkan mereka mampu mengalahkan Dewa United.

"Apapun yang terjadi dalam pertandingan besok antara Persib dan Borneo, kami akan memperkecil jarak dengan mereka, atau dengan salah satunya dari kedua tim itu," ungkapnya.

Eks pelatih Madura United ini enggan memandang sebelah mata Dewa United. Meski sang lawan saat ini tengah berjuang di papan tengah klasemen, ia menilai kualitas tim besutan Jan Olde Riekerink itu tetaplah berbahaya.

"Namun, kami juga akan menghadapi tim yang hebat, Dewa United. Dan meskipun mereka tidak tampil baik di klasemen, mereka adalah tim yang kuat. Jika saya tidak salah, mereka adalah runner-up di kompetisi tahun lalu. Mereka telah memperkuat skuad mereka. Jadi, ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit bagi kami," jelas Souza.

Saat ini, Borneo FC masih memimpin puncak klasemen dengan raihan 58 poin, disusul ketat oleh Persib Bandung di posisi kedua dengan 55 poin. Persija Jakarta membayangi di posisi ketiga dengan koleksi 52 poin.

Jika Persija berhasil mengamankan tiga poin di JIS, dan salah satu di antara Borneo atau Persib terjungkal atau bahkan bermain imbang maka selisih poin di papan atas akan semakin tipis. Kemenangan akan membawa Persija menyamai poin Persib, jika Maung Bandung takluk atas tuan rumah Borneo FC atau setidaknya memangkas margin dengan pemuncak klasemen menjadi hanya 3 poin.