telusur.co.id - Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerjanya di Sumatra dengan agenda meninjau pembangunan hunian bagi warga terdampak bencana. Sejak pagi, suasana helipad PTPN IV di Kabupaten Tapanuli Selatan sudah dipadati warga yang antusias menyambut kehadiran Kepala Negara.
Sekitar pukul 09.10 WIB, Presiden tiba di lokasi dan menyapa masyarakat sebelum berangkat. Sejumlah pejabat daerah turut hadir melepas keberangkatan, di antaranya Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, serta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Menggunakan helikopter TNI AU Caracal, Presiden bertolak menuju Bandara Raja Sisingamangaraja XII/Silangit, Tapanuli Utara, lalu melanjutkan penerbangan ke Lanud Soewondo Medan. Dari sana, perjalanan diteruskan ke Kabupaten Aceh Tamiang, dengan titik pendaratan di helipad Lapangan Sepak Bola Bukit Rata.
Di Aceh Tamiang, Presiden langsung menuju lokasi pembangunan hunian yang dikerjakan oleh BPI Danantara. Program ini merupakan bagian dari percepatan penanganan pascabencana banjir di Sumatra.
Turut mendampingi Presiden dalam rombongan besar kabinet, antara lain Mensesneg Prasetyo Hadi, Menlu Sugiono, Seskab Teddy Indra Wijaya, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Mendagri Tito Karnavian, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, serta jajaran TNI.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, pada Rabu (31/12), mengatakan Presiden Prabowo dijadwalkan menuju Aceh Tamiang untuk meninjau pembangunan rumah hunian yang dilaksanakan BPI Danantara.
Menurut Teddy, pembangunan rumah hunian yang diinstruksikan langsung Presiden Prabowo tersebut ditargetkan sekitar 500 hingga 600 unit.
"Ada rumah hunian yang dibuat Danantara instruksi Bapak Presiden, besok kita cek. Seharusnya 500–600 (hunian). Insyaallah jadi, ya besok kita cek," katanya.
Diketahui, Pemerintah menargetkan pembangunan 15.000 unit hunian bagi warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat rampung dalam waktu tiga bulan, sebagai bagian dari percepatan penanganan pascabencana banjir di wilayah Sumatra.
"Total 15.000 unit ditargetkan selesai dalam 3 bulan ke depan," kata dia, saat dikonfirmasi ANTARA, Minggu (28/12).
Dia menyampaikan Danantara telah memulai pembangunan 15.000 unit rumah dari BUMN. Dari jumlah tersebut, 500 unit pertama ditargetkan selesai dalam minggu ini.
Kehadiran Presiden Prabowo di tengah masyarakat terdampak bencana menjadi simbol komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan. Program hunian ini diharapkan tidak hanya menyediakan tempat tinggal layak, tetapi juga menjadi awal kebangkitan sosial-ekonomi warga Sumatra pasca banjir. [ham]




