PSSI Khawatirkan Perang di Timur Tengah Ganggu Bergabungnya Pemain Diaspora Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 - Telusur

PSSI Khawatirkan Perang di Timur Tengah Ganggu Bergabungnya Pemain Diaspora Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga (tengah baju hitam) ditemui wartawan pada pembukaan acara pemeran foto dan tulisan 90' & Beyond di Mal Sarinah, Jakarta. Foto: Telusur.co.id/ Risyad.

telusur.co.id -Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga mengungkapkan kekhawatirannya soal situasi konflik yang terjadi di Timur Tengah. 

Situasi tersebut sangat berpotensi menganggu penerbangan para pemain diaspora timnas Indonesia yang akan berlaga di ajang FIFA Series 2026. 

Rute penerbangan dari Eropa biasanya bakal melewati kawasan Timur Tengah sebelum mengarah ke Asia khususnya Indonesia. Situasi tersebut membuat PSSI harus memutar otak mencari opsi untuk menerbangkan para pemain menuju Indonesia.

"FIFA Series ini, tapi sebentar lagi lebaran, pasti terputus juga. Jadi, mudah-mudahan dari persiapan. Tapi, juga saya sedikit khawatir mengenai hal ini penerbangan teman-teman, kalau yang bisa bertanding, dari Eropa sedikit," kata Arya.

"Kita tahu situasi di Timur Tengah seperti itu. Nanti coba dicari cara bagaimana supaya apakah memungkinkan untuk terbang ke Indonesia atau tidak," lanjutnya ketika ditemui di acara Bukber PSSI Pers, di Jakarta, Jumat (6/3). 

Arya mengaku PSSI belum melakukan proses pembelian tiket pesawat untuk para pemain diaspora yang di Eropa. Pihaknya masih menunggu situasi terkini tentang konflik yang melibatkan beberapa negara.

"Situasi sekarang kita belum tahu bagaimananya, lewat mana. Apakah lewat Amerika Serikat atau tidak, kita belum tahu juga. Nanti kita lihat urgensi sekuat-kuatnya dari bagaimana apakah pelatih bisa mencari langkah-langkah. Nanti kita cari mana yang terbaik nantinya," ujarnya. 

Seperti diketahui, Timnas Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah ajang uji coba Internasional yang diikuti empat negara bertajuk FIFA Series dan digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Skuad Garuda dijadwalkan berhadapan dengan Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB. Sementara itu, Bulgaria akan melawan Kepulauan Salomon pada partai pembuka mulai pukul 15.30.

Anggota Exco tersebut juga mengatakan kumpulnya para pemain timnas terbentur dengan momen hari raya Idulfitri. Ia memperkirakan John Herdman tidak memiliki waktu lama untuk bertemu dengan pemain.

"Sekarang tanggal pertengahan Maret Super League sudah berhenti, harusnya sudah bisa sebagian besar (datang), mungkin. Tapi, mepet juga dengan lebaran. Pasti pemain kita juga ingin pulang lebaran. Ini waktu yang singkat bagi pelatih untuk mengumpulkan pemain," pungkas Arya. 

Lebih lanjut Arya memastikan timnas Indonesia akan berkumpul usai Lebaran. Ia mengatakan John Herdman pasti melihat momen hari raya sebelum mengumpulkan pemain.

"Dia (John Herdman) juga melihat lebaran. Nanti kita lihat bagaimana. Pasti ada langkah-langkah," tutupnya.


Tinggalkan Komentar