telusur.co.id - Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menegaskan bahwa revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) memiliki manfaat besar dalam menjaga kelestarian nilai-nilai budaya melalui sistem pendidikan.
Menurut Fikri, langkah revisi ini penting untuk memastikan integrasi budaya tetap terjaga dan menjadi bagian tak terpisahkan dari pendidikan, meskipun kementerian terkait kini telah berdiri sendiri. “Warisan leluhur tidak hanya menjadi pengingat masa lalu, tetapi harus terus hidup dan berkembang mengikuti zaman,” ujarnya, Jumat.
Fikri menekankan bahwa kebudayaan Indonesia tidak boleh sekadar menjadi tontonan musiman atau pelengkap acara formal. Ia berharap budaya mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri, dengan nilai-nilai ketimuran dan spiritualitas yang tetap dijalani masyarakat tanpa bertentangan dengan norma yang ada.
Usai menghadiri Semarak Budaya 2025 bertajuk Pagelaran Musik Keroncong di Gedung Rakyat, Slawi, Kabupaten Tegal, Fikri menyoroti pentingnya melestarikan musik tradisional. Puluhan grup keroncong tampil dengan aransemen klasik maupun kolaborasi modern, membuktikan bahwa musik tradisional bisa selaras dengan minat generasi muda. Lagu legendaris seperti Bengawan Solo dan Gambang Semarang bergema bersama lagu kekinian yang dibalut nada keroncong khas.
Selain musik, pengunjung juga disuguhi pameran keris yang menambah kekayaan ragam budaya. Fikri menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut, terlebih di tengah transformasi pemerintahan yang kini menempatkan Kementerian Kebudayaan sebagai lembaga mandiri, terpisah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Perubahan struktur kementerian, menurut Fikri, harus menjadi momentum untuk memberi perhatian lebih serius pada sektor kebudayaan. Legislator dari Jawa Tengah IX itu menekankan bahwa kemajuan daerah bergantung pada sejauh mana masyarakat menghargai akar budayanya sebagai fondasi karakter bangsa.
“Melalui pagelaran seperti ini, kami berharap identitas unik budaya Indonesia tetap tegak berdiri dan menjadi kebanggaan bagi seluruh elemen masyarakat dalam merawat warisan leluhur demi masa depan bangsa yang berkarakter,” tutupnya. [ham]




