telusur.co.id - Beredarnya nama-nama yang direkomendasikan PDIP untuk menggantikan mendiang almarhum Tjahjo Kumolo di Kementerian PAN-RB mendapat perhatian dari kalangan akademisi mengingat posisi yang kosong ini harus diisi oleh orang yang tepat.
Usni Hasanudin, Kaprodi Ilmu Politik FISIP UMJ memberikan perhatian khusus pada kementerian agar diisi oleh sosok yang memang memiliki kemampuan dalam mengelola organisasi birokrasi.
Selain itu juga, Usni menambahkan agar diisi oleh wajah baru agar tidak terjebak pada vigur dia lagi, dia lagi. Bahkan, dengan wajah baru dan diisi oleh sosok yang muda dan energik akan memberikan daya kerja sehingga mampu menuntaskan secara cepat program yang belum diselesaikan.
"Melihat sosok yang beredar, Sayed Muhammad Mulyadi harus menjadi pertimbangan utama baik dikalangan internal PDI-P maupun Presiden Joko Widodo," ujar Usni dalam keterangannya, Sabtu.
Menurut Usni, Sayed sangat energik dan syarat dengan pengalaman mengelola organisasi sebesar KNPI dan FKPPI, kemudian dengan Sarjana Hukum sebagai latar pendidikan.
"Sayed sangat tepat untuk meningkatkan profesionalitas aparatur birokrasi sekaligus akan mampu menciptakan good governance maupun clean governance."
Perpaduan muda, syarat kemampuan mengelola organisasi kepemudaan dan dengan hukum sebagai latar pendidikan, belum lagi sosok yang sempat menjadi Anggota DPR di Komisi III tentu tidak canggung lagi bagi Sayed untuk iklim birokrasi yang memang berdasarkan pada hukum. [ham]



