“Sejuta Penghafal Al-Qur’an” Insan Mandiri Laksanakan Wisuda Akbar Hafidz-Hafidzah Qur’an - Telusur

“Sejuta Penghafal Al-Qur’an” Insan Mandiri Laksanakan Wisuda Akbar Hafidz-Hafidzah Qur’an

Giat wisuda akbar “Lahirkan Sejuta Penghafal Al-Qur’an” Yayasan Insan Mandiri di Balai Pemuda Surabaya

telusur.co.id - Yayasan Insan Mandiri menggelar Wisuda Akbar melahirkan sejuta penghafal Al-Qur’an. Program Dakwah Ustadzqu telah sukses melahirkan para penjaga Kalam Illahi. Sejumlah 153 peserta wisuda lulus menjadi Hafidz dan Hafidzah Qur'an. Untuk reward Umroh berhasil diraih 10 peserta terbaik.

Menghadirkan perwakilan PW Muhammadiyah Jatim, perwakilan MUI, Walikota Surabaya diwakili Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan, Kasubag TU Kemenag Surabaya, Dinsos Jatim, dan Dinsos Kota Surabaya.

Dewan Pembina Insan Mandiri, Nur Hidayat dalam sambutannya mengatakan, program Ustadzqu ini sebenarnya kepanjangan dari umroh sejuta Hafidz Al-Qur’an. Dinamakan Ustadzqu karena di akhir pelaksanaan pembimbingan ini kita pilih 153 Hafiz dan Hafizqh yang datang dari berbagai lembaga, untuk 10 orang kita umrohkan.

“Alhamdulillah, ini menjadi sebuah akselerasi pembinaan yang kita bangun secara Sinergi dengan lembaga-lembaga Tahfidz ataupun lembaga-lembaga pendidikan yang menjalankan bimbingan Tahfidz Al-Qur’an,” jelasnya di Balai Pemuda Surabaya. Kamis, (28/3/2024) petang.

Sementara, Founder Ustadzqu, Ustadz Zainal Arifin mengungkapkn, Insan Mandiri merupakan Lembaga Pendidikan yang menjalankan pendidikan dakwah, sehingga eksistensi program Ustadzqu menyelenggarakan program ini yang biasanya standar anak menghafalkan itu satu tahun hingga tiga tahun selesai. dengan adanya program ini harapan kami dua tahun bisa diselesaikan.

"Ini adalah merupakan sebuah akselerasi program pembinaan takfir. Kita menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan, sehingga nanti lembaga pendidikan ini termotivasi terdorong dengan program ini," paparnya.

Lanjutnya, eksistensi Insan Mandiri melalui program Ustadzqu memberikan sebuah nilai manfaat dapat dirasakan oleh masyarakat khususnya penghafal Al Qur'an.

"Kami mengharapkan setiap tahun kita dapat memberikan sebuah reward dan sebuah apresiasi kepada anak-anak yang berprestasi yang terbaik. Selanjutnya, program ini kita selenggarakan Insyaallah kontinyu setiap tahun setiap Nuzulul Quran memperingati dan melahirkan para Hafiz dan para Hafizah Qur'an," tambahnya.

Dijelaskan bahwa, untuk tahun ini yang masuk seleksi 10 peserta, dengan dukungan masyarakat bersama-sama kita bisa umrohkan setiap tahun mungkin 20-30 peserta, sampai pihaknya berazam satu tahun 100 anak itu dapat umroh. Hari ini dari jumlah 286 kemudian berproses, sehingga pada endingnya masuk 153 peserta yang akan kita berangkatkan 10 peserta untuk umrah.

"Kita bekerjasama dengan travel-travel yang ada, ada yang mensupport kami PT. Almultazam Utama Nusantara, Shafira Lintas Semesta, Nur Dhuha Wisata, Al Rahman Wisata, Umi Al Mutmainah Berkah, Arudam 99, Al Fira Tour Travel, Atria Wisata, dan Ebad. Total ada 9 travel yang mensupport. Selain itu juga dukungan dari stakeholder seperti Bank Jatim Syariah, Laritta, RSO, ASS, dan Aqiqah Mandiri, mudah-mudahan tahun depan lebih banyak lagi," ungkapnya.

Menurut Ustadz Zainal Arifin ada 30 juz hapalan, ada sebagai motivasi di ambil berapa saja, yaitu 10 juz dengan 20 juz.

"Kita berikan rewardnya sekarang, tetapi mereka wajib menyelesaikan dalam kurun waktu 6 bulan. Kalau 6 bulan tidak bisa selesaikan maka ini gugur, akan diberikan kepada nominasi dibawahnya. Ini menjadi sebuah motivasi," sebutnya.

Ustadz Zainal Arifin menegaskan, ked depannya akan menjalankan program namanya Rumah Tahfiz. Rumah Tahfiz Al Qur’an ini kita akan buka sebanyak-banyaknya diberbagai daerah, yang sekarang baru kita mulakan satu berada di Gresik.

"Ke depan dari peserta yang kita seleksi pada hari ini, kemudian dia berkenan untuk menjadi pimpinan di setiap rumah Tahfiz, maka sudah pasti kita akan fasilitasi kemudahan setelah kita dapatkan dari Ustadz Sobirin. Kami ada rumah yang memungkinkan untuk dimanfaatkan untuk rumah Tahfiz," tutur Founder Ustadzqu itu.

Kategori 30 Jus diraih 6 peserta, yaitu Naifa Raihana, Wardatus Zahro, Mehdi Daniel Azam Zaen, Buldan Rofael Hiasan Zaen, Alfa Hasyim dan Salwa Naqiyah. Untuk kategori 20 Juz diraih 1 orang yaitu Nur Azizah. Sedangkan untuk kategori 10 Juz diraih 3 orang yaitu Mulyadi, Muhammad Fatih Habibilla, dan Fadhilah Mumtaza Syarif. (m9/ari)


Tinggalkan Komentar