telusur.co.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Qomariyah menyoroti kondisi jalan lingkungan serta minimnya penerangan di Desa Sumberjaya yang dinilai berdampak langsung pada aktivitas dan keselamatan warga.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di kawasan Tridaya Nuansa Indah, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat, 11 April 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Siti Qomariyah menemukan bahwa sejumlah ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat mengalami kerusakan cukup parah, terutama akibat genangan air yang terjadi secara berulang.
Kondisi ini dinilai menghambat mobilitas warga, baik dalam aktivitas ekonomi maupun akses menuju fasilitas pendidikan.
“Jalan lingkungan ini menjadi akses utama warga. Ketika kondisinya rusak, tentu akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk ke pasar dan sekolah,” ujar Siti Qomariyah.
Selain itu, ia juga menyoroti minimnya fasilitas penerangan jalan di sejumlah titik yang masih gelap pada malam hari, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dan mengganggu keamanan lingkungan.
Menurutnya, penerangan jalan merupakan bagian penting dari infrastruktur dasar yang harus dipenuhi untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
“Penerangan jalan bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga menyangkut keamanan warga. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.
Siti Qomariyah mendorong pemerintah untuk segera melakukan perbaikan jalan secara menyeluruh serta menghadirkan fasilitas penerangan yang memadai di wilayah-wilayah yang masih minim penerangan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak parsial agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Melalui kegiatan pengawasan ini, Siti Qomariyah menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur yang tidak hanya fokus pada fisik, tetapi juga memperhatikan aspek kenyamanan dan keselamatan warga. (VC)



