telusur.co.id - Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief mendorong Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) segera membentuk Panitias Khsusus (Pansus) terkait persoalan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Sebab, kasus gagal bayar polist Jiwasraya itu diduga sudah merugikan negara.
"Partai Demokrat akan mendorong terbentuknya Pansus Jiwasrayagate," cuit Andi dalam akun twitternya, Senin (30/12/19).
Andi menilai, dengan dibentuknya Pansus persoalan Jiwasraya kemungkinan bisa diusut secara tuntas.
Ia memastikan, Pansus itu bukan untuk menjatuhkan Presiden Jokowi.
Jika Pansus sudah berjalan, Demokrat menyarakan DPR memanggil tokoh-tokoh yang diduga terlibat dan beririsan dalam skandal tersebut.
"Pansus juga diharapkan bisa memanggil ahli ekonomi profesor masuk angin yang ikut tanda tangan ini," sindir Andi.
Cuitan Andi juga disertai sebuah foto sertifikat yang diberikan kepada Jiwasraya untuk Product Development Terbaik dalam ajang BUMN Branding & Marketing Award 2018.
Sertifikat yang dikeluarkan pada 21 November 2018 tersebut, ditandatangani oleh Rhenald sebagai Ketua Dewan Juri BUMN Branding & Marketing Award 2018 dan Founder Rumah Perubahan.
Kicauan Andi sendiri menyindir Rhenald yang pernah menjadi bintang iklan sebuah produk jamu masuk angin yang juga dirilis pada 2018.[Fh]



