telusur.co.id -Bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, memberikan pujiannya terhadap talenta muda Dony Tri Pamungkas. Usai melakoni rangkaian laga di ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Verdonk memberikan pujian setinggi langit bagi pemain muda milik Persija Jakarta tersebut.
Dony tampil penuh dalam laga pertama menghadapi Saint Kitts and Nevis yang berakhir dengan kemenangan bagi tim Merah Putih 4-0.
Sementara itu pada pertandingan kedua, Dony masuk dari bangku cadangan pada babak kedua menggantikan peran Justin Hubner pada menit ke-72 saat Indonesia tertinggal 1-0 atas Bulgaria.
Verdonk mengaku sudah mencium bakat besar Dony sejak pertama kali mereka berlatih bersama di pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang ajang FIFA Series.
Pemain asal klub kasta teratas Prancis LOSC Lille tersebut menegaskan bahwa kualitas teknis yang dimiliki Dony mumpuni.
"Saya suka orang ini, kawan. Saya sumpah, saya suka orang ini. Saya banyak berbicara dengannya. Saya melihat dari latihan pertama bahwa dia adalah pemain yang sangat, sangat bagus," ujar Verdonk kepada awak media usai pertandingan kontra Bulgaria, Senin (30/3).
Ia menilai gaya bermain Dony sangat cocok dengan skema modern yang diinginkan pelatih.
"Saya sumpah, dia pemain yang sangat bagus dan saya sangat suka gayanya. Saya sangat suka gaya bermainnya," tambahnya.
Eks punggawa NEC Nijmegen ini mengaku sempat memberikan masukkan bagi Dony untuk membantu proses adaptasi dengan nama-nama besar di timnas senior.
"Sebelum pertandingan terakhir saat dia bermain, saya hanya bilang padanya, bermainlah seperti saat kamu berlatih, tetap percaya diri, kamu tahu kan," ungkap Verdonk.
Pemain berusia 28 tahun itu mencontohkan kapasitas seorang Dony saat dimasukkan oleh pelatih John Herdman menggantikan Hubner mengisi sektor kiri skuad Garuda. Salah satu momen terbaik pemain muda asal Boyolali tersebut adalah ketika mampu melewati dua pemain Bulgaria hingga keduanya bertabrakan.
"Kamu lihat hari ini juga saat dia masuk, dia membuat aksi, dia memberikan umpan silang, dia punya tendangan yang sangat bagus."
Pemain binaan Persija tersebut menjadi pilihan utama Herdman untuk mengambil peran sebagai eksekutor sepak pojok apabila dirinya ada di lapangan.
Lebih lanjut Verdonk sangat menantikan kiprah Dony agar terus bisa mengembangkan permainannya. Ia berharap kelak Dony mampu menembus karier di liga top Eropa mengikuti jejak Verdonk.
"Jadi saya tidak sabar untuk bermain lebih banyak pertandingan dengannya dan saya berharap bisa melihatnya suatu saat nanti di Eropa," pungkas pemain yang kerap disapa Loopy.
Timnas Indonesia menutup petualangan mereka di FIFA Series 2026 dengan rekor satu menang dan satu kalah. Dalam laga final yang berlangsung sengit di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (30/3), skuad Garuda harus mengakui kekalahan dari Bulgaria dengan skor tipis 0-1. Gol Bulgaria dicetak pada menit ke-38 melalui eksekusi penalti Marin Petkov.



