telusur.co.id - Delapan hari jelang pesta demokrasi, Thariqat Naqsabandiyah Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin melaksanakan tradisi adat melayu tepuk tepung tawar. Ini dalam rangka mendoakan Darma Wijaya dan Adlin Umar Yusri Tambunan terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai periode 2021-2025.
"Ini tradisi adat Melayu, mendoakan hajat Wiwik (sapaan akrab Darma Wijaya) jadi kita buat acara tepung tawar, "ujar Tuan Guru Thariqat Naqsabandiyah Kota Pari Syekh H. Ahmad Han, Selasa (1/12/20).
Tepuk tepung tawar merupakan salah satu bagian prosesi yang sakral dalam upacara adat budaya melayu. Ini biasanya dilakukan pada acara pelantikan pejabat atau tokoh adat dan daerah, sunatan, khususnya acara pernikahan.
Disebutkan Tuan Guru Syekh H. Ahmad Han, kriteria pemimpin yang baik dalam Islam adalah jujur, bisa dipercaya dan cerdas atau pandai memimpin rakyat.
"Sebagai umat Islam yang baik, kriteria pemimpin yang baik adalah siddiq, amanah, tabligh dan fathanah. Melaksanakan perintah-perintah Allah SWT dan rasul-Nya dengan kesungguhan hati. Karena kalau pemimpin menjalankan perintah Allah SWT dan rasul-Nya maka warga kita selamat. Maka hidup selamat dan bahagia," jelasnya.
Sementara itu, Darma Wijaya menyebutkan pencalonan dirinya sebagai calon Bupati bukan dasar keinginan pribadinya.
"Saya tidak pernah bermimpi jadi wakil bupati apalagi jadi bupati. Setelah pulang haji tahun 2018 lalu saya memutuskan untuk tidak maju lagi dalam pilkada. Kita cuman wakil, rakyat nuntut aja. Tapi kita tetap berupaya bertugas. Karena seluruh partai mendukung kita untuk maju lagi pemilihan bupati, saya berupaya menjalankan amanah kontestasi pilkada ini," ucapnya. [Fhr]



