telusur.co.id - Torino FC meraih kemenangan meyakinkan 4-1 saat menjamu Parma Calcio 1913 pada pekan ke-29 Serie A di Stadio Olimpico Grande Torino, Turin, Jumat waktu setempat.
Kemenangan tuan rumah ditentukan lewat gol yang dicetak Giovanni Simeone, Emirhan Ilkhan, gol bunuh diri Mandela Keita, serta gol penutup dari Duván Zapata. Sementara itu, Parma sempat menyamakan kedudukan lewat gol Mateo Pellegrino.
Torino langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Tim tuan rumah berhasil membuka keunggulan cepat pada menit ketiga melalui gol Giovanni Simeone yang membuat skor berubah menjadi 1-0.
Parma mampu merespons pada menit ke-20. Umpan silang dari Gabriel Strefezza berhasil disambut sundulan Mateo Pellegrino untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Setelah gol tersebut, Torino terus memberikan tekanan ke lini pertahanan Parma. Meski beberapa peluang tercipta, skor imbang 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Torino kembali memimpin pada menit ke-55 melalui gol Emirhan Ilkhan yang memanfaatkan umpan dari Che Adams sehingga skor berubah menjadi 2-1.
Keunggulan Torino semakin bertambah dua menit kemudian. Upaya serangan tuan rumah justru berujung gol bunuh diri gelandang Parma, Mandela Keita, yang membuat skor menjadi 3-1 pada menit ke-57.
Menjelang laga berakhir, Torino memastikan kemenangan telak setelah Duván Zapata mencetak gol keempat pada menit 90+1 memanfaatkan umpan dari Sandro Kulenovic.
Hasil ini membuat Torino naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara Serie A dengan 33 poin dari 29 pertandingan, sekaligus unggul sembilan poin dari zona degradasi. Sementara itu, Parma tertahan di posisi ke-12 dengan 34 poin dari jumlah laga yang sama. [ham]



