Tragedi Kanjuruhan, Partai Buruh Sampaikan Lima Tuntutan - Telusur

Tragedi Kanjuruhan, Partai Buruh Sampaikan Lima Tuntutan


telusur.co.id - Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (1/10/22), turut menjadi perhatian Partai Buruh dan organisasi buruh. Ketua Partai Buruh Said Iqbal menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan korban luka seusai pertandingan Arema FC melawan Persebaya tersebut. 

Said menuntut pihak-pihak yang berwenang untuk bertanggung jawab. "Kami menilai ada kesalahan prosedur dalam menangani para supporter yang kecewa atas hasil pertandingan. Untuk itu kami mengecam tindakan tidak professional yang menyebabkan tragedi kemanusiaan hilangnya ratusan nyawa,” kata Said dalam keterangannya, Minggu (2/10/22).

Karena itu, Partai Buruh serta organisasi buruh menyampaikan lima sikap. Pertama, mendesak Kapolri mencopot Kapolres Malang akibat adanya dugaan kesalahan prosedur dalam mengatasai kericuhan di Kanjuruhan, Malang. 

Selain itu, Partai Buruh juga meminta agar Bupati Malang mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral karena kejadian ini terjadi di wilayahnya.

"Kedua, mendesak agar kasus ini diambil alih oleh Mabes Polri untuk dilakukan pengusutan secara tuntas dan memberikan hukuman (baik pidana maupun perdata) kepada para pihak yang bertanggung jawab tehadap tragedi kemanusiaan, sesuai dengan peraturan yang berlaku," kata Said. 

Ketiga, lanjut dia, meminta PSSI menghentikan pertandingan Liga I hingga pengusutan tragedi kemanusiaan ini dilakukan secara tuntas. PSSI juga harus berjanji dan memastikan agar kasus serupa tidak terulang kembali dengan memperbaiki sistem dan prosedur serta pengamanan pertandingan sepak bola. 

Keempat, menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk mengibarkan bendera setengah tiang di rumah masing-masing. 

Kelima, menyerukan budaya sepakbola yang sehat, sportif, dan tanpa kekerasan di kalangan penggemar sepakbola.[Fhr


Tinggalkan Komentar