PORSADIN ke-7 DKI Jakarta: Dari Santri, untuk Prestasi dan Jakarta Maju

by Hamdani |
PORSADIN ke-7 DKI Jakarta: Dari Santri, untuk Prestasi dan Jakarta Maju
Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke-7 DKI Jakarta Tahun 2026

Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke-7 DKI Jakarta Tahun 2026 berlangsung meriah di Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) sekaligus menjadi momentum penting bagi keluarga besar Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di DKI Jakarta untuk memperkuat silaturahmi, membangun semangat berkompetisi secara sehat, serta memberikan ruang kepada para santri untuk mengembangkan potensi, bakat, dan kreativitas.

PORSADIN DKI Jakarta merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun generasi santri yang memiliki keseimbangan antara kemampuan keagamaan, intelektual, seni, olahraga, dan akhlakul karimah. Dengan mengusung semangat sportivitas, kreativitas, ukhuwah, dan prestasi, para peserta dari berbagai wilayah di DKI Jakarta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berbagai cabang yang diperlombakan.

Pada cabang seni, perlombaan meliputi MTQ, Tahfiz, Murattal dan Imla, MQK Safinatun Najah, Puisi Islami, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia, Cerdas Cermat, Kaligrafi, Selawat, dan Azan.

Sementara itu, cabang olahraga meliputi bulu tangkis putra dan putri, tenis meja putra dan putri, serta lari sprint 60 meter putra dan putri. Untuk memeriahkan PORSADIN ke-7 DKI Jakarta, turut dipertandingkan futsal sebagai cabang khusus tingkat DKI Jakarta.

Suasana kompetisi berlangsung penuh antusias. Para santri tampil percaya diri, disiplin, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan. Dukungan para pembina, guru MDT, orang tua, serta jajaran pengurus FKDT turut memberikan energi positif bagi seluruh peserta.

Pembukaan PORSADIN ke-7 DKI Jakarta turut dihadiri Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Provinsi DKI Jakarta, Dr. H. Ali Maulana Hakim; H. Herman yang mewakili Kepala Biro Pendidikan Mental (Dikmental) Provinsi DKI Jakarta; Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta, Bpk. Bodhi Atarva Thamaswara; seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota se-DKI Jakarta; perwakilan Dinas Pendidikan DKI Jakarta; serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

Ketua DPW FKDT DKI Jakarta, Ahmad Munthoi menegaskan bahwa PORSADIN merupakan salah satu sarana strategis untuk memperkuat eksistensi pendidikan diniyah di tengah dinamika pendidikan nasional.

Menurut Ahmad Munthoi, pendidikan keagamaan melalui jalur Madrasah Diniyah Takmiliyah saat ini masih perlu mendapatkan perhatian dan penguatan agar semakin diakui sebagai bagian penting dalam ekosistem pendidikan.

“PORSADIN adalah panggung bagi santri untuk menunjukkan bahwa pendidikan diniyah mampu melahirkan generasi yang berilmu, berprestasi, kreatif, dan berakhlakul karimah. PORSADIN juga menjadi pengingat bahwa MDT bukan sekadar lembaga pendidikan tambahan, tetapi merupakan bagian penting dalam membentuk karakter, akhlak, kecintaan terhadap agama, dan masa depan generasi muda Islam,” ujar Ahmad Munthoi.

Sementara itu, sambutan Gubernur DKI Jakarta yang disampaikan oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dr. H. Ali Maulana Hakim, menegaskan dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap berbagai program keumatan, khususnya di bidang pendidikan agama.

Ia menyampaikan bahwa perhatian terhadap pendidikan dan kegiatan keumatan sejalan dengan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk dalam mendukung pengembangan minat dan bakat peserta didik.

Pemprov DKI Jakarta, lanjutnya, akan terus mendukung program-program FKDT, khususnya yang berkaitan dengan penguatan pendidikan keagamaan serta pengembangan potensi, minat, dan bakat para peserta didik.

Mencetak Bibit Unggul untuk PORSADIN Nasional

PORSADIN ke-7 DKI Jakarta diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit unggul dari lingkungan Madrasah Diniyah Takmiliyah yang nantinya mampu membawa nama baik DKI Jakarta pada ajang PORSADIN Nasional yang akan dilaksanakan pada 13 November 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Ahmad Munthoi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Atas nama DPW FKDT DKI Jakarta, ia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta melalui Asisten Kesejahteraan Rakyat, Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta, Ketua Umum DPP FKDT, Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, pengurus FKDT, panitia pelaksana, para ustaz dan ustazah, pendamping, orang tua, dewan juri, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, tenaga, pikiran, dan doa.

Apresiasi khusus juga disampaikan kepada seluruh DPC FKDT se-DKI Jakarta yang telah mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk berkompetisi dalam semangat sportivitas dan ukhuwah.

PORSADIN Bukan Sekadar Mengejar Juara

Ahmad Munthoi menegaskan bahwa PORSADIN tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan dalam perlombaan.

“PORSADIN bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, PORSADIN adalah ruang untuk membangun karakter dan menunjukkan bahwa MDT memiliki kontribusi besar dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan berprestasi,” demikian disampaikan Ahmad Munthoi, M.Pd.

Kepada seluruh peserta, panitia berpesan agar menjadi juara dengan akhlak, unggul dengan ilmu, serta menjadi generasi yang membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

DPW FKDT DKI Jakarta juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan, baik dalam pelayanan maupun penyelenggaraan.

Melalui PORSADIN, FKDT DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem pendidikan diniyah yang maju, kompetitif, inklusif, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai keislaman. [ham]

Komentar

Berita Terkait