Pelatih timnas Thailand Anthony Hudson membeberkan alasan utama dirinya memutuskan untuk melakukan rotasi besar-besaran pada pertandingan ketiga di Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 menghadapi Filipina.
Keputusan rotasi pemain tersebut harus dibayar dengan kekalahan atas tim berjuluk The Azkals dengan skor 1-2 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (2/10/2026).
Kepastian lolos ke final yang menjadi sebab Hudson mengambil langkah tersebut.
"Saya pikir pertama-tama, kami jelas merupakan tim pertama di kompetisi ini yang lolos ke final, untungnya bagi kami, berada di grup yang sangat sulit. Anda tahu, bermain melawan tim seperti Vietnam, tim yang belum pernah kami kalahkan selama hampir tiga tahun," kata Anthony Hudson pada konferensi pers jelang laga final, Minggu (4/10/1016).
Tim berjuluk Gajah Perang telah memastikan diri meraih tiket final usai mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0 pada laga kedua. Hasil tersebut membuat situasi lebih mudah sehingga tidak perlu memainkan pemain inti di laga penutup grup versus Filipina.
Kebugaran pemain juga menjadi fokus utama pelatih asal Inggris tersebut agar anak asuhnya bisa tampil bugar ketika laga final. Ia pun mengakui paham betul atas segala risiko keputusan yang dia ambil.
"Saya juga tahu risiko menghadapi pertandingan (ketiga) dengan sungguh-sungguh hanya satu sesi latihan, dan melakukan begitu banyak perubahan, risiko yang Anda ambil adalah hal itu akan mengorbankan performa. Tapi saya harus melakukan apa yang saya rasa benar untuk final," tegas Hudson.
"Jadi saya merasa nyaman mengambil risiko itu karena saya ingin bisa masuk ke final dan memberikan 7, 8, 9 pemain istirahat sehingga mereka tidak perlu bermain tiga pertandingan berturut-turut sebelum memainkan pertandingan keempat," tambahnya.
Kesempatan memberikan seluruh pemain menit bermain tidak disesali Hudson. Sebab, ia menginginkan kondisi para pemainnya lebih bugar untuk menghadapi laga puncak melawan Indonesia.
"Lalu sebenarnya tugas sudah selesai. Tidak ada dari kami yang senang dengan hasil (melawan Filipina) tersebut, tetapi alasan di balik apa yang kami lakukan sangat jelas, dan jika kami berada di situasi itu lagi, saya akan membuat keputusan yang sama," pungkas Hudson.
Thailand tampil sebagai juara Grup A usai meraih dua kemenangan dan satu kali kalah. Meski perolehan poin sama dengan Vietnam, Chanathip Songkrasin dan kawan-kawan lolos berkat aturan head to head atas Vietnam.