Jay Idzes Cedera, Kevin Diks Buka Suara Usai Ditunjuk Jadi Kapten Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026

by Risyad Avisena |
Jay Idzes Cedera, Kevin Diks Buka Suara Usai Ditunjuk Jadi Kapten Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026
Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks memberikan keterangan kepada pewarta usai latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2026). Foto: Telusur.co.id/Risyad.

Bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks, mengungkapkan kebanggaannya usai ditunjuk sebagai kapten skuad Garuda jelang berlaga di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Penunjukan Diks dilakukan untuk mengisi kekosongan peran pemimpin di lapangan setelah kapten utama, Jay Idzes, terpaksa absen akibat mengalami cedera.

Menjelang laga krusial tersebut, Diks menyadari tanggung jawab besar yang kini diembannya. Ia mengaku siap memimpin rekan-rekannya dan memberikan kontribusi lebih meski tim merasa kehilangan sosok Idzes di lini belakang.

"Ini merupakan kehormatan besar bagi saya. Saya pikir saya juga sudah banyak membantu sebelumnya dan jika Jay tidak ada di sini maka saya mencoba membantu lebih banyak lagi," kata Kevin Diks dalam sesi wawancara usai latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

"Kami merindukan Jay, tetapi tentu saja dia tidak ada di sini jadi kami harus melangkah maju. Dan sekarang saya terpilih, jadi itu adalah kehormatan besar bagi saya," tambahnya.

Sebagai informasi, pada gelaran bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia tergabung di dalam Grup A Divisi 1 yang cukup kompetitif bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.

Langkah awal Skuad Garuda untuk memperebutkan takhta juara akan dimulai pada laga perdana menghadapi Singapura. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat, 25 September 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Berbicara mengenai persiapan dan kans Timnas Indonesia untuk menjuarai turnamen tersebut, Diks menegaskan bahwa seluruh pemain saat ini berada dalam tingkat kepercayaan diri yang tinggi.

Pemain asal klub Borussia Monchengladbach ini memastikan tidak ada keraguan sedikit pun di dalam tim untuk bisa meraih hasil maksimal di hadapan publik sendiri.

"Ya, kami tahu apa yang harus dilakukan. Kami memiliki misi dan kami jelas dalam pola pikir kami, jelas dalam fokus kami, dalam tujuan kami, dan ya kami sangat jelas tentang hal itu jadi tidak ada keraguan," tegas Diks.

Tekanan dan harapan tinggi berada di pundak tim asuhan John Herdman pada ajang yang pertama kali digelar tersebut. Para pendukung timnas Indonesia sangat menantikan trofi yang sudah sekian lama tidak pernah digapai skuad Garuda.

Pemain berusia 29 tahun itu tidak menjadikan tekanan sebagai sebuah masalah baginya. Namun, ia meminta rekan-rekannya harus menampilkan semaksimal mungkin dan fokus pada target.

"Saya telah bermain di banyak pertandingan Eropa di mana terdapat banyak tekanan, jadi itu bukan masalah bagi saya."

"Kita mencoba fokus pada misi kita dan fokus pada tujuan kita. Hanya itu yang bisa kita lakukan dan kami akan memberikan segalanya," tutupnya.

Komentar

Berita Terkait