telusur.co.id - Laga terakhir Manchester City musim 2025/26 berubah menjadi malam penuh emosi di Stadion Etihad. Bukan hanya soal hasil pertandingan melawan Aston Villa, tetapi juga momen perpisahan menyentuh dari Bernardo Silva yang membuat suasana stadion begitu haru.
City menutup musim dengan kekalahan 2-1 dari Aston Villa setelah sempat unggul lebih dulu di babak pertama. Namun, perhatian utama justru tertuju pada Bernardo Silva yang diyakini memainkan laga terakhirnya bersama klub setelah sembilan tahun penuh kesuksesan di Manchester.
Menurut laporan Daily Mail, Bernardo tampak menangis bahkan sebelum pertandingan dimulai. Gelandang asal Portugal itu terlihat sangat emosional saat bersiap memimpin rekan-rekannya memasuki lapangan Etihad.
Momen semakin menyentuh ketika Pep Guardiola juga tak mampu menyembunyikan emosinya. Guardiola dan Bernardo sama-sama terlihat menangis ketika sang pemain ditarik keluar lapangan, menandai akhir perjalanan panjang yang penuh trofi dan kenangan bersama.
Bernardo turut didampingi sang istri dan putrinya di lorong stadion sebelum pertandingan dimulai, membuat suasana perpisahan terasa semakin personal dan hangat. Sementara itu, James Trafford terlihat memberikan pelukan dan dukungan emosional sebelum Bernardo melangkah ke lapangan diiringi tepuk tangan meriah para pendukung City.
Selama hampir satu dekade, Bernardo Silva dikenal sebagai salah satu pemain paling loyal dan paling dipercaya Guardiola. Kreativitas, kerja keras, serta konsistensinya menjadikan dirinya sosok penting dalam era keemasan Manchester City.
Perpisahan emosional di Etihad itu menjadi simbol kuat betapa besar hubungan antara Bernardo, Guardiola, dan para pendukung City. Malam tersebut bukan sekadar akhir musim, melainkan akhir dari sebuah era yang akan selalu dikenang oleh fans Manchester City.



