Pengembangan potensi masyarakat perlu dilakukan dengan melihat kondisi, kemampuan, dan kebutuhan yang ada di lingkungan setempat. Pemberdayaan yang sesuai dengan potensi lokal diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk berperan lebih aktif dalam mendukung pembangunan di lingkungannya.
Hal tersebut menjadi perhatian Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, M. Rizky, saat melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Kampung Tegal Jagar, RT 04/RW 06, Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Minggu, 20 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, M. Rizky menyerap berbagai masukan masyarakat mengenai kebutuhan dan potensi yang berkembang di lingkungan warga. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pentingnya kegiatan pemberdayaan yang disesuaikan dengan kondisi sosial serta kemampuan masyarakat setempat.
Menurutnya, masyarakat perlu diberikan ruang untuk mengembangkan potensi yang dimiliki melalui kegiatan yang relevan dengan kebutuhan lingkungan. Pendekatan tersebut penting agar pemberdayaan tidak berhenti pada program, tetapi dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan.
“Potensi masyarakat perlu dikembangkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lingkungannya. Yang penting adalah memberikan ruang agar masyarakat dapat berperan aktif dan ikut mendukung pembangunan,” ujar M. Rizky.
Ia juga menilai, pengembangan potensi masyarakat membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan. Aspirasi maupun kebutuhan warga dapat disampaikan melalui pemerintah desa untuk kemudian dikoordinasikan dengan perangkat daerah sesuai bidang dan kewenangannya.
Koordinasi tersebut dinilai penting agar berbagai masukan masyarakat dapat disampaikan melalui mekanisme yang tepat. Pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki kewenangan masing-masing yang dapat disinergikan dalam menindaklanjuti kebutuhan masyarakat.
M. Rizky menegaskan, hasil komunikasi dengan warga akan menjadi bahan dalam menjalankan fungsi representasi masyarakat, pengawasan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan perangkat daerah terkait.
Ia berharap masyarakat terus dilibatkan dalam proses pembangunan, termasuk dalam mengembangkan potensi yang dimiliki di lingkungannya.
“Pembangunan akan lebih berarti ketika masyarakat ikut terlibat di dalamnya. Karena itu, komunikasi dengan warga dan pengembangan potensi lokal perlu terus diperkuat,” katanya. (VC)