telusur.co.id - Kasus penganiyaan dan persekusi yang dilakukan oleh para Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terhadap nenek Saudah di Lubuk Aro, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, pada 1 Januari 2026 lalu mendapat perhatian serius dari Komisi XIII DPR RI beserta Komnas HAM dan Komnas Perempuan.
Anggota DPR RI Komisi XIII yang diwakili oleh H. Arisal Aziz dari Fraksi PAN Dapil Sumatera Barat II dan Muhammad Shadiq Sadique dari Fraksi Nasdem Dapil Sumatera Barat I bersama Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Anis Hidayah serta Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perempuan Maria Ulfah Anshor mengunjungi nenek Saudah dan keluarganya di Kabupaten Pasaman, Jum’at (23/1/2026).
“Kedatangan kami jauh-jauh ke sini sebagai bukti bahwa DPR RI bersama Pemerintah, Komnas HAM, dan Komnas Perempuan benar-benar peduli terhadap persoalan HAM. Negara hadir dalam menjamin keadilan dan ketentraman bagi masyarakat,” jelas Anggota DPR RI Komisi XIII FPAN, Arisal Aziz.
Anggota DPR asal Dapil Sumbar II ini menegaskan, kunjungannya merupakan komitmen pemerintah, aparat penegak hukum, maupun lembaga terkait dalam melindungi hak asasi manusia khususnya bagi korban kekerasan dan kelompok rentan.
“Masyarakat membutuhkan rasa aman, ketentraman, dan keadilan karena hal mendasar yang wajib dijamin oleh pemerintah. Jadi setiap peristiwa yang menimbulkan kegelisahan dan mengganggu ketentraman umum harus ditangani secara serius dan adil,” Ungkap pria yang kerap dipanggil Josal tersebut.
Arisal pun meminta agar pihak kepolisian betul-betul memproses kasus nenek Saudah hingga tuntas dan proses hukumnya berjalan transparan serta terukur. Sehingga tidak ada lagi kegaduhan di masyarakat.
“Penyelesaian hukum yang transparan dan berkeadilan sangat penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat serta menjaga stabilitas sosial di daerah,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut turut didampingi Wakil Bupati Pasaman Parulian Dalimunthe, Kapolres Pasaman AKBP M. Agus Hidayat, Ketua LKAAM Sumatera Barat Fauzi Bahar, anggota DPRD Fraksi PAN, Ketua DPD PAN Pasaman Hendri serta sejumlah kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait. (Ham)




