telusur.co.id - Asosiasi Pengemudi Ojek Online (Ojol) Garda Indonesia menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan sejumlah pejabat negara hasil reshuffle kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (27/4) di Istana Negara. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).
Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menyatakan apresiasi atas pelantikan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa pergantian pejabat tidak boleh berhenti pada seremoni semata tanpa diikuti langkah konkret yang berpihak kepada masyarakat, khususnya pengemudi ojol.
“Jabatan publik bukan simbol prestise, melainkan amanah yang menuntut keberpihakan nyata terhadap rakyat,” ujar Igun dalam keterangan tertulisnya.
Menurutnya, hingga kini berbagai aspirasi pengemudi ojol yang telah disampaikan kepada lembaga kepresidenan belum mendapatkan penyelesaian konkret. Salah satu tuntutan utama adalah penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) terkait skema bagi hasil 90:10, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pengemudi.
Igun menilai, pemerintah selama ini cenderung menggunakan alasan kehati-hatian dan stabilitas ekosistem transportasi digital sebagai dalih untuk menunda kebijakan tersebut. Ia mengkritik pendekatan tersebut karena dinilai lebih berpihak pada kepentingan perusahaan aplikasi dibandingkan para pengemudi.
“Negara tidak boleh kalah oleh platform. Pengemudi ojol sebagai tulang punggung operasional harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Garda juga mengingatkan Kepala KSP yang baru agar komitmen membuka kanal pengaduan masyarakat selama 24 jam benar-benar dijalankan secara efektif. Menurut mereka, akses tersebut harus mampu memberikan respons cepat dan menghasilkan solusi nyata, bukan sekadar menjadi slogan administratif.
“Rakyat tidak butuh retorika, rakyat butuh keadilan,” tambah Igun.
Garda Indonesia menegaskan akan terus mengawal isu ini hingga pemerintah menunjukkan keberpihakan nyata kepada pengemudi ojol, termasuk merealisasikan skema bagi hasil 90:10 tanpa kompromi. [ ham]



