telusur.co.id - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, memprediksi akhir pekan yang tidak mudah dalam seri MotoGP Spanyol 2026 yang akan digelar di Sirkuit Jerez.
Setelah jeda cukup panjang usai seri GP Amerika Serikat, para pembalap kini bersiap menghadapi putaran keempat musim ini—yang juga menjadi balapan pertama di Benua Eropa. Meski tengah dalam performa impresif dengan tiga kemenangan beruntun, Bezzecchi memilih untuk tetap merendah dan waspada.
Pembalap asal Italia itu menilai, balapan di Eropa akan menghadirkan tantangan berbeda dibanding tiga seri pembuka. Ia juga meyakini para rivalnya telah memanfaatkan waktu jeda untuk melakukan pembenahan besar.
“Saya merasa sangat baik. Senang bisa kembali ke Eropa, terutama di Jerez yang merupakan trek luar biasa. Saya tidak sabar untuk kembali mengendarai motor,” ujar Bezzecchi.
Lebih lanjut, ia menyebut momentum ini seperti awal baru bagi semua tim dan pembalap. Waktu istirahat yang cukup dinilai memberi kesempatan bagi setiap pihak untuk meningkatkan performa, baik dari sisi teknis maupun strategi.
“Ini seperti awal yang baru. Semua orang punya waktu untuk mengerjakan setiap aspek. Jadi, ini akan menjadi akhir pekan yang berat,” tambahnya.
Dengan kondisi yang lebih kompetitif, Bezzecchi menegaskan dirinya dan tim akan berusaha tampil maksimal sejak awal sesi. Ia menyadari bahwa dominasi di awal musim belum tentu menjamin hasil serupa di lintasan Eropa yang dikenal lebih teknis dan menantang.
Seri di Jerez pun diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi para pembalap papan atas musim ini.



