telusur.co.id -Pelita Jaya Jakarta sukses merebut gim pertama Final Indonesia Basketball League (IBL) 2026 setelah menundukkan Bogor Hornbills dalam drama overtime 90-87 di Gelanggang Olahraga Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta Selatan, Jumat (19/6) malam.
Kemenangan tersebut menjadi modal berharga tim asuhan David Singleton dalam format final best of five.
Perrin Buford tampil dominan di kubu Pelita Jaya dengan torehan dobel-dobel, 32 poin, 11 rebound, dan 8 assist. Jeff Withey menyusul dengan aksi yang sama lewat 20 poin dan 10 rebound serta disusul oleh Darious Moten dengan 17 poin.
Sementara itu di Bogor Hornbills, Travin Thibodeaux mencetak dobel-dobel 20 poin, 10 rebound, dan 7 assist. Stephaun Branch juga mencatat 20 poin ditambah dengan 5 rebound serta 9 assist.
Gim kedua akan dimainkan tetap di kandang Pelita Jaya pada Minggu (21/6) pukul 19.00 WIB.
Jalannya pertandingan.
Tuan rumah Pelita Jaya langsung bermain agresif sejak tepis mula laga dimulai. Mereka langsung unggul cepat 5-0 atas Bogor Hornbills.
Namun, perlahan Hornbills mencoba mendobrak pertahanan Pelita Jaya sehingga mampu membuat laga menjadi imbang 9-9 lewat tembakan tiga angka dari Kaleb Wesson.
Kemudian, Pelita Jaya langsung mengejar lewat tripoin dari Agassi Goantara. Tidak berhenti di situ, Stephaun Branch membalas dengan cara yang sama.
Kejar-kejaran poin tidak terhindarkan hingga kedua tim menutup kuarter pertama dengan skor imbang 19-19.
Memasuki kuarter kedua, laga berjalan semakin seru. Baik Pelita Jaya dan Bogor Hornbills terus menunjukkan determinasi tinggi.
Pada pertemuan kuarter ini, Pelita Jaya sempat menjauh dengan mencetak sepuluh poin beruntun sehingga unggul 35-26. Meski demikian, Hornbills mampu merusak momentum keunggulannya membalas sembilan poin beruntun untuk menutup paruh pertama gim imbang 35-35.
Usai jeda paruh waktu, tensi laga tetap memanas. Dukungan penonton tuan rumah semakin membuat atmosfer semakin membara.
Meskipun sempat tertinggal di awal kuarter ketiga, Hornbills melesat unggul tujuh poin pada kedudukan 50-43.
Momentum keungulan anak asuh Cesar Camara Perez tetap terjaga walaupun sebenarnya mampu diperkecil Pelita Jaya. Hornbills unggul 58-55.
Pertarungan berlanjut di kuarter pamungkas. Hornbills mencoba menjaga momentum permainan kala separo kuarter keempat berjalan.
Mereka bahkan menjaga defisit poin unggul delapan poin 71-63.
Namun, Hornbills sedikit menurun usai Fhirdan Guntara terkena foul out padahal dirinya cukup produktif lewat torehan 11 poin. Begitu juga dengan Kaleb Wesson yang bermain dalam tekanan karena sudah mengantongi empat foul.
Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain Pelita Jaya untuk memangkas jarak poin. Perlahan mereka menipiskan keunggulan Hornbills.
Secara dramatis, Pelita Jaya mampu membuat laga dilanjutkan ke babak overtime setelah layup Perrin Buford masuk saat wakt tersisa dua detik. Skor kuarter empat sama kuat 76-76.
Babak overtime berjalan dengan intensitas tinggi. Pelita Jaya ingin menjaga momentum jelang akhir kuarter sebelumnya.
Overtime dibuka dengan kedua tim saling bergantian unggul. Sayangnya, dua starters Hornbills, Kaleb Wesson dan Antoni Erga harus keluar lapangan karena terkena foul out.
Kondisi ini tidak disia-siakan Pelita Jaya untuk mengunci keunggulan lewat tembakan tiga angka Prastawa 88-86.
Pertandingan ketat ini akhirnya berakhir untuk kemenangan tuan rumah Pelita Jaya atas Bogor Hornbills 90-87.



