Gak Ada Takutnya, Perempuan Myanmar Ini Senam 'Ampun Bang Jago' di Tengah Kudeta Militer - Telusur

Gak Ada Takutnya, Perempuan Myanmar Ini Senam 'Ampun Bang Jago' di Tengah Kudeta Militer

Khing Hnin Wai saat senam Bang Jago di tengah kudeta militer. (Foto: Khing Hnin Wai).

telusur.co.id - Sebuah video menghebohkan jagad maya. Pasalnya video tersebut menunjukkan seorang wanita melakukan aerobik di Myanmar meski kehadiran militer besar-besaran di belakangnya, pada hari yang sama ketika angkatan bersenjata negara itu melakukan kudeta.

Perempuan itu melakukan senam dengan diiringi lagu Ampun Bang Jago. Perempuan tersebut melakukan gerakan senam seakan kondisi tempat tersebut dan negara Myanmar sedang baik-baik saja.

Khing Hnin Wai memposting video ke Facebook pada hari Senin tentang dirinya yang sedang melakukan latihan rutin sekitar tiga menit di depan apa yang tampak seperti konvoi truk militer Myanmar.

Khing Hnin Wai merupakan wanita yang mendedikasikan dirinya sebagai guru pendidikan jasmani dan memiliki banyak pengikut di Facebook, tempat dia secara teratur memposting video latihan.  

Aksi perempuan tersebut pun lantas saja menjadi viral di media sosial. Bagaimana tidak, di saat situasi tengah mencekam, bisa-bisanya perempuan tersebut dengan santai melakukan senam dengan lincah tanpa beban sambil menikmati iringan lagu Ampun Bang Jago.

Aksi senam Ampun Bang Jago pada video berdurasi sekitar 3 menit itu pun sontak menyebar luas di media sosial. Banyak orang-orang yang mengunggah kembali video itu di YouTube, Twitter, Facebook dan media sosial lainnya.

Para pengguna Twitter, menyatakan video tersebut sebagai "video paling simbolis di tahun 2020-an,". Namun Beberapa orang mempertanyakan apakah video itu setingan atau sengaja dibuat agar viral, padahal Khing Hnin Wai sebelumnya telah memposting beberapa video latihan lainnya, dari lokasi yang sama.

Sementara itu, Militer Myanmar mengumumkan pada har Senin (1/2), bahwa mereka sudah mengambil kendali atas pemerintah, yang dipilih secara demokratis, dan menyatakan keadaan darurat satu tahun.

Dalam kudeta tersebut, peraih Nobel Aung San Suu Ky dan para pemimpin penting lainnya dari partai Liga Nasional untuk Demokrasi ditahan dalam penggerebekan dini hari, sebagai bagian dari kudeta. [Tp]


Tinggalkan Komentar