telusur.co.id -Sumenep (13/8/2025) – Guna menekan angka kecelakaan kerja di lingkungan pelabuhan, Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa melalui Kawasan Pelabuhan Kalianget bekerja sama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget menggelar sosialisasi ketenagakerjaan dan keselamatan kerja bagi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), Rabu (13/8).

Kegiatan yang berlangsung di ruang tunggu terminal penumpang Pelabuhan Kalianget ini diikuti oleh 70 TKBM yang sehari-hari bertugas dalam proses bongkar muat barang. Sosialisasi ini difokuskan pada peningkatan kesadaran akan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), terutama di area pelabuhan yang dikenal memiliki risiko tinggi.

Kepala KSOP Kelas IV Kalianget Azwar Anas, General Manager Cabang Kalimas & GSN Pelindo Sub Regional Jawa Ana Adiliya, Junior Manager Pelabuhan Kalianget Alief Walie Akbar, serta Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Sumenep Kusmuni hadir langsung memberikan pemaparan dalam kegiatan tersebut.

Para narasumber membahas sejumlah topik penting, antara lain regulasi ketenagakerjaan, prosedur K3, serta tata cara penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang benar. Peserta juga dibekali dengan edukasi mengenai potensi bahaya di area bongkar muat serta langkah penanganan dalam situasi darurat.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan keselamatan kerja, panitia juga membagikan 70 rompi reflektor kepada seluruh peserta. Rompi ini diharapkan dapat menjadi pengingat visual bagi para pekerja agar senantiasa mematuhi standar keselamatan saat bekerja.

Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini akan menjadi agenda tahunan.

“Keselamatan kerja bukan hanya urusan individu, tapi tanggung jawab kita bersama. Inisiatif ini kami jalankan setiap tahun dengan berkolaborasi bersama Pelindo, karena kami paham betul para TKBM adalah tulang punggung perekonomian kepulauan. Barang-barang dari Sumenep dan daratan menuju kepulauan semua berawal dari Pelabuhan Kalianget. Melindungi mereka berarti melindungi rantai logistik masyarakat kepulauan,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager Pelindo Sub Regional Jawa, Ana Adiliya, menyoroti masih adanya ketidakpatuhan sebagian pekerja dalam penggunaan APD sebagai tantangan tersendiri.

“Dengan meningkatnya volume bongkar muat di pelabuhan-pelabuhan Pelindo Group, kedisiplinan dalam keselamatan kerja harus menjadi budaya. Harapan kami, melalui sosialisasi ini target Zero Accident bisa tercapai,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pelindo dan KSOP menegaskan komitmen mereka dalam membangun budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif di lingkungan pelabuhan. Diharapkan, Pelabuhan Kalianget dapat menjadi percontohan dalam penerapan K3 di kawasan kepelabuhanan.