telusur.co.id - Forum Alumni Tsanawiyah (Fornis) Pulau Tidung menggelar kegiatan Haul Akbar dan Pengukuhan Pengurus masa khidmat 2026–2030 dengan mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Organisasi, Meneguhkan Pengabdian Alumni”* Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 22 Maret 2026, bertempat di Gelanggang Olahraga Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
Rangkaian acara diawali dengan ziarah ke makam guru-guru yang berjasa dalam pendirian Madrasah Tsanawiyah di Pulau Tidung, termasuk almarhum KH. Abdul Gani. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan kirab alumni, Haul Akbar, bazar UMKM alumni, penampilan kreativitas alumni, serta prosesi pengukuhan pengurus Fornis.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua MUI Kepulauan Seribu sekaligus Rois Syuriah PCNU Kepulauan Seribu, Mawardi, yang juga merupakan alumni Tsanawiyah dan putra dari kepala sekolah pertama. Ia didapuk sebagai Dewan Penasehat Fornis. Turut hadir pula Kepala Pendidikan Agama Islam Kepulauan Seribu, H. Sutama, Ketua PCNU Kepulauan Seribu, serta Kepala Madrasah Aliyah PKU, Chumaidi, yang juga merupakan alumni Tsanawiyah.
Dalam sambutannya, Mawardi berharap Fornis semakin berkembang setelah pengukuhan ini dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Tsanawiyah di Pulau Tidung.
“Sejauh-jauhnya burung terbang pasti akan kembali ke sarangnya. Begitu pula para pengurus Fornis yang telah sukses di Jakarta, diharapkan tidak melupakan kampung halaman untuk ikut memajukan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Fornis, H. Saiful Anam, menyampaikan komitmennya untuk memaksimalkan program kerja organisasi ke depan. Ia menegaskan bahwa Fornis merupakan wadah pemersatu alumni MTs Pulau Tidung yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas alumni dalam pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas generasi, dengan menghadirkan alumni dari angkatan 1986 hingga 2020.
“Kegiatan ini sangat dinantikan para alumni MTs. Kebersamaan dan momen yang jarang terjadi ini menjadi ajang berkumpul dan berbagi cerita,” tandasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Fornis Pulau Tidung semakin solid dan mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan pendidikan serta pemberdayaan masyarakat di wilayah Kepulauan Seribu. [ham]



