Mamat Rachmat Gelar Reses, Warga Minta Penguatan Pelatihan dan Perluasan Kesempatan Kerja - Telusur

Mamat Rachmat Gelar Reses, Warga Minta Penguatan Pelatihan dan Perluasan Kesempatan Kerja

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Mamat Rachmat

telusur.co.id - Persoalan ketenagakerjaan, khususnya terkait peluang kerja bagi generasi muda, menjadi salah satu aspirasi yang mengemuka dalam kegiatan Reses III Tahun Sidang 2025–2026 Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Mamat Rachmat yang digelar di Kantor DPD Partai NasDem Kota Bandung, Rabu, 10 Juni 2026.

Dalam dialog bersama masyarakat, sejumlah peserta menyampaikan kekhawatiran terhadap masih tingginya persaingan di dunia kerja, terutama bagi lulusan baru yang belum memiliki pengalaman maupun keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama agar generasi muda memiliki peluang yang lebih besar untuk memasuki dunia kerja.

Menanggapi aspirasi tersebut, Mamat Rachmat menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi salah satu fokus pembangunan daerah. Menurutnya, program pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri perlu terus diperkuat agar mampu menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing.

“Banyak masyarakat yang berharap adanya pelatihan keterampilan yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Aspirasi ini sangat penting karena menyangkut masa depan generasi muda dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kang Rachmat.

Selain pelatihan keterampilan, masyarakat juga mendorong perluasan akses informasi lowongan kerja dan peningkatan program penempatan tenaga kerja bagi lulusan baru. Kehadiran program-program tersebut dinilai dapat membantu menghubungkan pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang.

Dalam kesempatan itu, warga juga mengusulkan penguatan peran Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai sarana peningkatan kompetensi masyarakat. Pelatihan berbasis kebutuhan industri dianggap penting agar lulusan pelatihan memiliki keterampilan yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja saat ini.

Kang Rachmat menyampaikan bahwa berbagai masukan yang diterima selama reses akan menjadi bahan pembahasan dan tindak lanjut dalam pelaksanaan fungsi pengawasan dan penganggaran DPRD Provinsi Jawa Barat. Ia menilai upaya menekan angka pengangguran harus dilakukan melalui sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri.

“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan produktif. Karena itu, peningkatan kualitas tenaga kerja harus menjadi perhatian agar masyarakat memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidupnya,” katanya.

Melalui kegiatan reses tersebut, Kang Rachmat berharap berbagai aspirasi masyarakat dapat menjadi masukan yang konstruktif dalam penyusunan kebijakan daerah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat Jawa Barat. (VC)


Tinggalkan Komentar