Kemenag Terima Hibah Lahan dan Gedung MTs Negeri dari Pemkot Depok Senilai Rp17 Miliar - Telusur

Kemenag Terima Hibah Lahan dan Gedung MTs Negeri dari Pemkot Depok Senilai Rp17 Miliar

Kementerian Agama menerima hibah lahan dan bangunan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN). foto ist

telusur.co.id - Kementerian Agama menerima hibah lahan dan bangunan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dari Pemerintah Kota Depok senilai Rp17 miliar sebagai upaya penguatan layanan pendidikan keagamaan di wilayah tersebut. Hibah ini mencakup lahan seluas 3.300 meter persegi beserta gedung madrasah, serta tambahan lahan 5.000 meter persegi untuk pengembangan fasilitas Kemenag di Kota Depok.

Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafii, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkot Depok terhadap pendidikan. Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. “Memberikan sekolah dan perhatian terhadap dunia pendidikan bukan hanya kerja hari ini, tetapi kerja jangka panjang untuk mempersiapkan masa depan anak-anak. Dari sinilah kualitas bangsa Indonesia ditentukan,” ujarnya, Rabu (21/1).

Bangunan MTsN yang dihibahkan dirancang untuk menampung sekitar 140 siswa dalam empat rombongan belajar, masing-masing kelas berisi 35 siswa dan didukung oleh 16 guru. Madrasah ini direncanakan mulai difungsikan pada Juli mendatang, bertepatan dengan tahun ajaran baru.

Dukungan Pemkot Depok terhadap pendidikan juga terlihat pada kebijakan penggratisan sekolah di 14 madrasah swasta di kota itu. Wali Kota Depok, Supian Suri, menyebut setiap anak mendapat bantuan senilai Rp3 juta per tahun, setara SPP Rp250 ribu per bulan, yang sepenuhnya ditanggung pemerintah kota.

Supian menambahkan, bangunan MTsN yang dihibahkan masih membutuhkan furnitur. Untuk itu, Pemkot Depok mengajukan dukungan melalui program CSR Bank Jawa Barat senilai Rp250 juta agar fasilitas madrasah dapat segera dilengkapi.

Serah terima hibah ini dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, antara lain Anggota DPR RI Nuroji, Anggota DPRD Kota Depok Edi Masturo dan Ade Ibrahim, Staf Khusus Menteri Agama Nona Gayatri Nasution, Tenaga Ahli Menteri Agama Junisab Akbar, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman, serta jajaran Kementerian Agama dan Pemerintah Kota Depok. [ham]


Tinggalkan Komentar