DPR: Masuknya Artidjo di Dewas Menepis Kekhawatiran Ada Pelemahan di KPK - Telusur

DPR: Masuknya Artidjo di Dewas Menepis Kekhawatiran Ada Pelemahan di KPK

Anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan dalam Diskusi Forum Lintas Hukum Indonesia bertajuk 'Pemimpin Baru KPK dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi' di kawasan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/19). (Foto: telusur.co.id/Fahri)

telusur.co.id - Anggota Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan mengatakan, optimis eksistensi dan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke depan akan tetap baik. Meskipun, ekpektasi beberapa kelompok masyarakat skeptis terhadap pimpinan KPK terpilih.

"Dan pengalaman saya setiap kami lakukan fit and proper test, pasti ekspektasi dari kawan-kawan (LSM) itu pasti skeptis," kata Trimedya dalam diskusi Forum Lintas Hukum Indonesia bertajuk 'Pemimoin Baru KPK dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi' di kawasan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/19).

"Tapi alhmdulillah, dari mulai Pak Ruki sampai dengan Pak Agus, KPK jilid I, II, III, IV, saya kira mudah-mudahan ga ada yang mengecewakan kinerja mereka," tambahnya.

Trimedya juga menyambut baik nama mantan hakim agung Artidjo Alkostar dan Tumpak Hatorangan Pangabean dan Albertina Ho disebut-disebut akan masuk di Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

"Kalau seandainya betul Pak Artidjo masuk Dewas yang akan diumumkan presiden, saya kira ini juga prospek yang baik dari KPK," ungkap Politikus PDIP itu.

"Pak Artijdo kita tahu lah, hampir 15 tahun beliau jadi hakim agung, ga ada yang bisa melakukan intervensi kepada beliau," sambungnya.

Menurut Trimedya, masuknya Artidjo dalam Dewas KPK nantinya akan menjawab kekhawatiran selama ini bahwa ada proses pelemahan terhadap KPK.

"Nah kalau seandainya orang-orang itu yang akan duduk nanti di Dewas, ada secercah harapan bagi kita bahwa mereka tetap bisa menjaga semangat dan spirit etos kerja yang ada di KPK, itu yang kita harapkan ke depannya seperti itu," ujarnya.

"Tentu kita harus meyakini bahwa 5 orang (pimpinan KPK) yang kami pilih ini memang benar-benar niatnya sudah bulat mau melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia ini," pungkasnya. [Tp]


Tinggalkan Komentar