telusur.co.id - Sorak sorai publik futsal Tanah Air kembali bergema setelah hasil undian resmi Piala Asia Futsal AFC 2026 menempatkan Timnas Indonesia di Grup A bersama Irak, Korea Selatan, dan Republik Kirgiz. Undian ini sekaligus membuka babak baru perjalanan skuad Garuda di panggung Asia.
Indonesia, yang kini bertengger di peringkat 24 dunia, datang dengan modal berharga: medali emas SEA Games 2025 di Thailand. Prestasi itu menjadi bukti konsistensi sekaligus suntikan kepercayaan diri menghadapi lawan-lawan yang tengah naik daun. Irak dikenal dengan kekuatan fisik dan pengalaman panjang di turnamen, Korea Selatan tampil dengan permainan cepat dan baru saja melesat 16 peringkat ke posisi 57 dunia, sementara Republik Kirgiz mengandalkan transisi serangan langsung dan kini berada di peringkat 43 dunia.
Atmosfer persaingan di Grup A dipastikan sengit. Format turnamen hanya memberi tiket ke perempat final bagi dua tim teratas klasemen, sehingga setiap laga akan menjadi partai hidup-mati. Pelatih Indonesia menekankan pentingnya fokus penuh sejak laga perdana, mengingat tren positif lawan-lawan yang sedang berkembang.
Turnamen edisi ke-18 ini akan berlangsung pada 27 Januari hingga 7 Februari 2026 di Indonesia Arena dan Istora Gelora Bung Karno, Jakarta. Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah setelah terakhir kali menggelar ajang ini pada 2002. Sementara itu, Iran datang sebagai juara bertahan dengan koleksi 13 gelar, menjadikan mereka favorit utama di Grup D.
Dengan dukungan penuh publik tuan rumah, Timnas Indonesia bertekad menjadikan Piala Asia Futsal 2026 bukan sekadar panggung kompetisi, melainkan momentum untuk menegaskan eksistensi futsal nasional di level Asia.
Sementara Grup B diisi Thailand, Vietnam, Kuwait, dan Lebanon. Sedangkan Grup C mempertemukan Jepang, Uzbekistan, Tajikistan, dan Australia, yang dihuni sejumlah unggulan kuat Asia. Pada Grup D, Iran akan bersaing dengan Afganistan, Arab Saudi, dan Malaysia. [ham]




