telusur.co.id - Proses pergantian kepemimpinan di tubuh DPC PKB Kota Depok kian mengerucut. Lima kandidat yang sebelumnya lolos penjaringan Musyawarah Cabang (Muscab), kini mulai diuji kapasitas dan kelayakannya.
Uji Kompetensi dan Kelayakan (UKK) digelar di kantor DPW PKB Jawa Barat, Rabu (22/4/2026), menjadi tahapan awal bagi para kandidat menuju kursi Ketua Tanfidziah DPC PKB Depok.
Adapun lima nama yang mengikuti proses tersebut yakni Muhammad Faizin, Iwan Setiawan, Siswanto, Abdul Khoir, dan Babai Suhaimi.
Ketua DPC PKB Kota Depok, Muhammad Faizin menyebut, UKK merupakan tahapan wajib dalam mekanisme partai untuk menjaring figur terbaik.
“Ini proses lanjutan setelah Muscab. Semua kandidat harus mengikuti UKK di tingkat DPW,” ujar dia dalam keterangan tertulis.
Anggota DPRD Jawa Barat itu menjelaskan, tahapan seleksi tidak berhenti di tingkat wilayah. Para kandidat masih harus menghadapi uji lanjutan di tingkat DPP PKB.
“Setelah ini masih ada tahap berikutnya di DPP. Jadi prosesnya berjenjang,” kata Faizin.
Menurut Faizin, UKK bukan sekadar ajang formalitas dalam menentukan pemimpin. Lebih dari itu, proses ini menjadi sarana pembinaan sekaligus peningkatan kualitas kader partai.
“Partai ingin memastikan kader yang tampil benar-benar siap, baik secara kapasitas maupun komitmen,” tegas dia.
Dia juga mengungkapkan bahwa DPW PKB Jawa Barat menilai kelima kandidat tersebut sebagai kader-kader potensial yang dimiliki PKB Depok.
Meski hanya satu yang akan ditetapkan sebagai ketua, Faizin optimistis soliditas internal tetap terjaga.
“Kompetisi ini sehat. Siapapun yang terpilih nanti, semua tetap satu barisan untuk membesarkan partai,” ucap dia.
Terkait peluang, Faizin enggan berspekulasi. Ia menegaskan seluruh kandidat memiliki kesempatan yang sama karena berasal dari kader terbaik.
Keputusan akhir, lanjut dia, sepenuhnya berada di tangan DPP PKB. Sementara itu, tutur Faizin, jajaran pengurus diminta tetap fokus memperkuat basis dukungan menghadapi kontestasi politik mendatang.
Laporan: Malik Sihite



