LKPJ 2025: Siswanto Apresiasi Kenaikan IPM, Tekankan Pentingnya Akses Pekerjaan - Telusur

LKPJ 2025: Siswanto Apresiasi Kenaikan IPM, Tekankan Pentingnya Akses Pekerjaan

Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Depok, Siswanto.

telusur.co.id - Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Tahun 2025 menuai sorotan. 

Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Depok, Siswanto, melihat ada dua wajah dalam kinerja pembangunan yakni capaian positif pada sektor manusia, namun diiringi tantangan serius di bidang ketenagakerjaan.

Ia juga mengapresiasi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Depok yang menyentuh angka 84,04 pada 2025. 

“Kenaikan IPM ini menggembirakan. Artinya, ada keseriusan dalam membangun manusia Kota Depok dalam satu tahun terakhir,” kata Siswanto saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2026).

Namun, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat semua pihak lengah. Di balik angka IPM yang meningkat, persoalan pengangguran justru masih membayangi.

Data menunjukkan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Depok pada 2025 berada di angka 6,52 persen, dengan jumlah pengangguran diperkirakan lebih dari 69 ribu orang.

“Ini pekerjaan rumah bersama. Kita tidak bisa hanya berbangga pada IPM, tapi juga harus memastikan masyarakat punya akses pekerjaan,” tegas Siswanto. 

Tak hanya itu, Siswanto menuturkan, penanganan pengangguran tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan.

Ia bilang, karakter Depok sebagai kota tanpa sumber daya alam menuntut strategi khusus dalam menciptakan lapangan kerja. Salah satunya dengan mendorong investasi sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi.

“Investasi jangan dihambat. Justru harus didorong karena di situlah peluang kerja tercipta,” tutur Siswanto.

Siswanto juga menyoroti keterbatasan pengembangan industri manufaktur besar di Depok. Karena itu, ia mendorong penguatan sektor ekonomi berbasis kewirausahaan.

“Sektor seperti kafe, restoran, perhotelan, dan industri kreatif harus dikembangkan. Ini yang paling realistis menyerap tenaga kerja,” ucap dia.

Di sisi lain, ia menekankan pentingnya sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan manusia. Meski berbagai program telah berjalan, peningkatan kualitas pendidikan dinilai harus terus dilakukan.

Lebih jauh, legislator PKB itu menyoroti perlunya keterhubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri agar lulusan memiliki daya saing di pasar kerja.

Menutup pernyataannya, Siswanto optimistis tantangan pengangguran di Depok dapat ditekan jika semua pihak bergerak bersama.

 

Laporan: Malik Sihite


Tinggalkan Komentar