telusur.co.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, M. Rizky, menegaskan bahwa pembangunan di wilayah perdesaan harus mampu menjawab kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi warga.

Hal tersebut disampaikan M. Rizky saat melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Kampung Hambaro, RT 03/RW 09, Desa Sukaluyu, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Sabtu (8/8/2026).

Dalam pertemuan bersama masyarakat, M. Rizky menyerap berbagai kebutuhan warga, terutama terkait peningkatan kualitas infrastruktur dan sarana prasarana umum yang mendukung aktivitas serta perekonomian masyarakat.

Menurutnya, infrastruktur bukan sekadar persoalan pembangunan fisik. Jalan, sarana umum, dan fasilitas pendukung lainnya memiliki hubungan langsung dengan kehidupan masyarakat karena menjadi bagian dari aktivitas warga dalam bekerja, menjalankan usaha, maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Infrastruktur yang baik bukan hanya membuat akses menjadi lebih mudah, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk bergerak dan mengembangkan kegiatan ekonominya,” ujar M. Rizky.

Ia menilai, masyarakat desa memiliki potensi yang besar untuk berkembang apabila mendapatkan dukungan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Karena itu, pembangunan infrastruktur perlu diarahkan agar mampu menunjang produktivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Selain persoalan infrastruktur, masyarakat Sukaluyu juga menyampaikan pentingnya perhatian terhadap pengelolaan lingkungan hidup serta pengembangan sektor pertanian dan perkebunan. Bagi M. Rizky, ketiga aspek tersebut memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat di wilayah perdesaan.

Menurutnya, pembangunan harus berjalan seimbang. Peningkatan sarana dan prasarana perlu dilakukan tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan serta potensi ekonomi yang dimiliki masyarakat.

“Kalau infrastrukturnya semakin baik, lingkungan tetap terjaga, dan sektor pertanian serta perkebunan juga berkembang, masyarakat akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraannya,” katanya.

M. Rizky juga menekankan pentingnya koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bogor, pemerintah desa, serta perangkat daerah terkait dalam menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat sesuai kewenangan masing-masing.

Ia berharap hasil pengawasan dan dialog bersama warga tidak berhenti sebagai catatan, tetapi menjadi bahan evaluasi dalam mendorong kebijakan pembangunan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi M. Rizky, pembangunan yang baik adalah pembangunan yang hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat—memudahkan warga beraktivitas, membuka peluang ekonomi, sekaligus menjaga lingkungan tempat mereka hidup. (VC)