Mauricio Souza Senang Laga Persija Kontra PSIM Pindah ke Markas Bali United - Telusur

Mauricio Souza Senang Laga Persija Kontra PSIM Pindah ke Markas Bali United

Laga Persija kontra PSIM Yogyakarta pada putaran pertama Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Foto: Telusur.co.id/Wijdanu Rahadian.

telusur.co.id -Pertandingan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 antara PSIM Yogyakarta menjamu Persija Jakarta resmi dipindahkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Laga yang dijadwalkan digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul ini terpaksa digeser akibat tidak keluarnya izin keamanan dari pihak kepolisian setempat, serta faktor kapasitas stadion yang dinilai tidak ideal untuk tensi tinggi kedua tim.

Keputusan resmi ini merujuk pada surat Circular Nomor 48 yang dikeluarkan operator liga, I.League pada 18 April 2026 lalu. 

Saat ini, skuad Persija masih berada di Yogyakarta usai menjalani laga kontra PSBS Biak di Sleman akhir pekan lalu sembari mematangkan persiapan akhir. Mauricio menjelaskan bahwa jadwal keberangkatan tim akan sangat bergantung pada kesiapan logistik, mengingat perubahan venue yang cukup mendadak.

"Kami sudah ada program untuk tetap di sini (Jogja), besok kami juga masih latihan di sini. Kalau masih sempat hari Selasa, kami latihan Selasa. Tapi itu semua tergantung logistik," kata Souza kepada awak media.

Menanggapi keputusan mendadak tersebut, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengaku tidak keberatan. Meski harus menempuh perjalanan jauh ke Pulau Dewata dan bermain tanpa dukungan suporter, pelatih asal Brasil ini justru melihat sisi positif.

Eks Madura United ini menilai memiliki keuntungan dengan kondisi lapangan kandang Bali United tersebut yang lebih baik dibandingkan Stadion Sultan Agung.

"Lapangan di sana lebih bagus. Nanti ada dua tim yang suka memainkan bola dan ofensif. Saya sangat senang diputuskan main di Bali karena lapangannya mendukung," ungkapnya.

Menurutnya, kualitas rumput yang baik sangat krusial bagi skema permainan Macan Kemayoran yang mengandalkan aliran bola pendek. Ia pun tidak segan melontarkan pujian bagi gaya bermain Laskar Mataram yang dinilai memiliki kesamaan karakter dengan tim asuhannya.

"Saya suka permainan lawan (PSIM), mereka sangat rapi juga agresif dengan bola. Tim kami juga suka memainkan bola," tambahnya.

Laga panas ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu (22/4) pukul 15.30 WIB. Bagi Persija, kemenangan di Bali menjadi harga mati untuk terus menempel ketat posisi papan atas klasemen sementara yang hanya menyisakan enam laga terakhir.


Tinggalkan Komentar