telusur.co.id - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menyoroti performa timnya saat menaklukkan Salford City 2-0 pada babak keempat FA Cup di Etihad Stadium. Meski meraih kemenangan dan lolos ke putaran kelima, Pep menilai anak asuhnya tidak cukup cermat membaca jalannya pertandingan.
City sebenarnya memulai laga dengan sempurna. Baru enam menit berjalan, tuan rumah sudah unggul lewat gol bunuh diri bek Salford, Alfie Dorrington. Keunggulan cepat itu sempat memberi harapan bahwa The Citizens akan mengendalikan laga sepenuhnya.
Namun setelah gol pembuka tersebut, permainan City justru kehilangan ketajaman. Dominasi penguasaan bola tidak sepenuhnya diiringi dengan kreasi peluang yang efektif. Guardiola menilai timnya kurang responsif terhadap pola bertahan lawan.
“Ruang gerak yang kami serang selalu bergantung pada posisi bertahan mereka dan kami tidak membacanya,” ujar Pep seperti dikutip dari laman resmi klub.
City baru mampu memastikan kemenangan saat laga menyisakan sembilan menit. Gol kedua akhirnya lahir untuk mengunci skor 2-0, tetapi proses yang panjang menuju gol tersebut menjadi catatan tersendiri bagi sang pelatih.
Guardiola menegaskan timnya perlu mempercepat proses pengambilan keputusan dan meningkatkan kualitas permainan, terutama ketika menghadapi lawan yang bermain disiplin dalam bertahan.
“Kita harus menghabiskan waktu untuk membuat prosesnya lebih cepat dan lebih baik. Satu-satunya kabar baik adalah kami berhasil melewatinya,” tutupnya.
Meski tampil kurang meyakinkan, Manchester City tetap melangkah ke babak kelima Piala FA dan menjaga peluang mereka dalam perburuan trofi musim ini. [ham]



